<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180</id><updated>2009-11-12T00:00:57.682-08:00</updated><title type='text'>Layar Cerita : Review Film Film</title><subtitle type='html'>Menikmati Film seperti berdiri di depan cermin ajaib yang kadang mengupas diri kita sampai ke tulang sunsum, Topeng seperti terlepas dan malah seperti diadili di depan pengadilan tanpa pembelaan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>35</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-6950669942124676571</id><published>2009-01-19T12:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T21:27:15.275-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='revolutionery road'/><title type='text'>Revolutionary Road : Egoisme Tragis Pasangan Romantis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SYp4p2XmfUI/AAAAAAAAAmc/fPvcPa1B_wU/s1600-h/2008-revolutionary-road-006.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SYp4p2XmfUI/AAAAAAAAAmc/fPvcPa1B_wU/s320/2008-revolutionary-road-006.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299180571919285570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melihat Sampul DVD ini rasa mataku tertuju kepada pemainnya: Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet (Kayaknya lebih ke Kate Winsletnya deh :) ) Hem…. Jelas memoriku teringat dengan Ttanic, film jaman kelas 3 SMA yang kutonton dengan sangat dramatis . Kukatakan dramatis waktu itu karena Bioskop Empire 21 ( Udah Terbakar) memberlakukan antrian tiket untuk Film pada jam yang akan tayang, bukan seperti sekarang Film tayang malam bisa dibeli tiketnya siang atau sore hari. Dan karena waktu itu antrian di bisokop panjang banget….bahkan waktu itu aku nonton sama Mas Eko (He..he. gak seru banget.. mosok sama Cowok) pas sampai di depan loket, tiket tinggal 2 buah.. itupun tempat duduknya terpisah (Nah.. &lt;span style="" lang="FI"&gt;kalo ini tambah sengsara juga.. karena kanan kiriku semua pasangan..hik..).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Oke.. sekarang cerita ttg Film berjudul : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Revolutionary Road &lt;/span&gt;ini &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(2008)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sekali lagi, begitu melihat dua nama diatas, yang kuinginkan adalah melihat film romantis walaupun aku takut kalau berakhir seperti Titanic dimana kisah cinta yang diperankan pasangan ini berahir tragis. Aku tonton film ini ketika pulang kampung, dan waktu itu hasratku ingin berlibur, ditengah udara dingin (Dingin banget) lereng G. Perahu.. barat pasangan Sindoro-Subing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Film ini diawalu setting Amerika Serikat tahun 1950-an, tergambar pasangan ganteng dan cantik (jelas lah...) bernama Frank Wheller dan April. Mereka mengangkat dua orang anak, Frank seorang pekerja kantor yang baik dan April seorang Ibu Rumah Tangga. Mereka tiba dalam sebuah situasi kobosanan dimana April merayu (lebih tepat ’meyakinkan’ mungkin) bahka kehidupan mereka itu harus lebih baik. April mengajukan berbagai argumentasi bahwa mereka harus pindah ke Paris untuk meninggalkan Ilusi dan menggapai kehidupan yang seharusnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dialektika yang cukup cantik diperankan sepasang suami istri ini tergambar kemudian di Film ini. April ingin menjadi bintang dalam seni peran di Paris. Frank juga sudah mulai bosan. Setelah Frank sepakat untuk pindah, dan bahkan menkondisikan anak-anak mereka bahwa mereka akan pindah ke Paris. Kemudian mereka berpamitan dengan tetangga mereka Milly dan Shep Chambel. Namun ternyata ’ada sesuatu’ antara Shep Chambel kepada April. Semacam cinta lama yang terpendam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun ketika siap-siap berangkat ke Paris, Frank mendapat promosi jabatan dikantornya. Polemik seru yang dimainkan mereka terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cukup menarik. Bagaimana Frank yang kemudian bersikeras untuk membatalkan kesepakatan pindah ke Paris dan April yang tetep mempertahankan keinginannya untuk pindah. Dalam perdebatan demi perdebatan akhirnya kata akhir mereka dimenangkan Frank. Disinilah April tergambarkan sebagai perempuan yang ’memendam ego’, demikian juga Frank. Bahkan perdebatan menjadi memuncak ketika Frank menemukan alat pengguguran kandungan di kamar mandi. Mereka berdebat tentang mengapa April memutuskan ttg tindakan itu sendiri, dan kemudian mereka berdamai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun lagi-lagi langkah penyelesaian mereka tidak berujung pada penyelesaian bijak. Ketika mereka sepakat untuk melupakan masalah mereka dan mengajak pasangan Chambel ke Bar , April yang ’sedang malas’ kepada Frank meminta Frank mengantarkan Milly Chambel pulang, karena Milly mabuk. April yang begitu labil (dan karena selalu kalah berdebat dengan suaminya) kemudian curhat diakhiri dengan berdansa dengan Shep Chambel. Kemudian terjadilah ” One Night Stand” .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Besok paginya adegan paling seru dan paling menyedihkan terjadi. Perdebatan kedu suami istri ini tergambar dalam permainan karakter yang (menurutku) sempurna oleh Leonardo DiCarprio dan Kate Winslet. Mereka berdebat tentang kesetiaan, pengakuan perselngkuhan...dan akhirnya dalam emosi tinggi mereka saling berteriak, memekik bahwa sejatinya mereka tidak cinta dan saling membenci. Hem.. adegan ini cukup lama... tapi menurutku cukup menguras emosi....&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nah.. akhirnya... pemaknaan Cinta antara keduanya tergambar nyaris bisu dalam akhir Film yang diadaptasi dari novel Richard Yates ini. Frank tertidur menyesali perdebatan, termasuk April yang lari keluar rumah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nah.. kalau di Titanic akhirnya Leonardo DiCaprio (Jack Dawson) mati tenggelam dan Kate Winslet (Rose De Witt) hidup, dalam Film ini kisah itu dibalik. Kate (April) mati karena pendarahan (mungkin) karena melakukan pengguguran kandungan sendiri...... hem.. gak ngerti ini pembuktian cinta....semacam Penyucian Diri... atau keputus asaan. Lima menit clossing film ini menjadi semacam tragedi atas nama Cinta yang manis.. (tapi tetep saja tragis .....).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;He.. tak akui acting pasangan ini keren.. gak rugi aku sampe bohong ma polisi di Polres Kendal pas ngurus SIM A kemarin kalau KTP ku lupa kubawa.. dan yang kubawa hanya fotokopi-nya saja . Padahal ya buat jaminan pinjem DVD ini....&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span style="" lang="SV"&gt;# Lima hari ini mataku bengkak, tapi bukan karena nonton film ini he.he...kata gindah kelebihan Protein ..mosok..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.revolutionaryroadmovie.com/"&gt;http://www.revolutionaryroadmovie.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-6950669942124676571?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/6950669942124676571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=6950669942124676571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6950669942124676571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6950669942124676571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2009/01/revolutionary-road-egoisme-tragis.html' title='Revolutionary Road : Egoisme Tragis Pasangan Romantis'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SYp4p2XmfUI/AAAAAAAAAmc/fPvcPa1B_wU/s72-c/2008-revolutionary-road-006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-6377219027877921317</id><published>2009-01-18T01:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T02:00:04.823-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='under the tree'/><title type='text'>Under The Tree : Perempuan Bermasalah dalam Ruang Lahir - Mati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SXL9jF5IX5I/AAAAAAAAAmA/QRymwLoNEPM/s1600-h/a690115523_5484843_7966.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SXL9jF5IX5I/AAAAAAAAAmA/QRymwLoNEPM/s320/a690115523_5484843_7966.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292571291432804242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;He.. berangkat di hari pertama pemutaran Under The Tree nya Garin jelas penasaran ma ‘bentuk’ perempuan garin terbaru. He.he. karena memang beginilah Film-Film Garin… selalu saja bercerita tentang kompleks-nya perempuan dalam setting berbagai budaya yang berbeda. Dan mungkin kalau orang-orang arab yang melihat Film-Film Garin.. mereka akan melihat Keindahan Jannah (Surga) seperti yang tergambar dalam berbagai narasi keagamaan yang selama ini mereka mengerti yang diwakili keindahan alam Indonesia ( tentu saja lengkap dengan perempuan cantiknya itu..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, menonton Film Garin di Bioskop adalah barang mewah di Jogja.. karena Filmnya tidak mungkin bertahan lama pemutarannnya…. ( sepi penonton).. sedangkan kalau gak di tonton di bioskop.. Film Garin jarang yang kemudian keluar dalam bentuk CD, atau seandainya adapun sangat tidak nyaman ditonton di DVD Player di rumah…………… apalagi make layar computer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Under The Tree muncul perempuan-perempuan bermasalah dalam bentuk kecantikannya sendiri-sendiri, dengan setting keindahan Bali. Wanita pertama Marcella Zalianti sebagai Maharani yang menggugat eksistensinya karena merasa dibuang oleh ibunya yang ‘hanya’ penari. Seorang anak adopsi yang mencari asal usulnya dalam simbol kalung ari-ari. Perempuan kedua adalah Dewi.. (Ayu Laksmi..dulu konon Roker…) yang sepanjang Film berada dalam dilema apakah akan menggugurkan atau meneruskan kehamilan bayi yang setelah uji USG di diagnose dokter bahwa bayi itu otaknya tidak terbentuk, menggugurkan atau menggugurkannya yang menjadi Film ini menarik. Dan perempuan ketiga adalah Nian.. (Nadhira Saphira), seorang anak manja, anak konglomerat yang ditahan KPK, mencari ‘identitas’ hidup..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ketiga perempuan itu adalagi perempuan –perempuan lain dengan masalhnya sendir sendiri. Ada perempuan-perempuan hamil yang bekerja (dan ternyata terlibat sindikat perdagangan manusia). Ada seorang dokter perempuan yang sekaligus penari dengan problemnya. Ada seorang perempuan yang merasa terbuang karena dia berbadan gemuk dan item bernama Soka.. ( Diperankan Aryani Kiergenburg Willems ..pantas kalo dapat piala citra....). He...he. ..karakter laki-laki yang terbagun di Film ini jadi parade para laki-laki lemah , kecuali sosok yang dibawakan Ikranagara. Dwi Sasono sebagai laki-laki traumatis. Kaler seorang (Penari ?) pengantar penari dengan motor besarnya. Atau sosok polisi –polisi yang tergambar kebusukannya dengan jelas…. ( he.. belum ada Film Indonesia yang menggambarkan heroism Polisi… selalu saja tergambar Polisi yang Cacat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku.. scene-scene dalam fragmen-fragmen yang terkadang terkesan tidak tuntas dalam bercerita (ala Film Garin) mampu membuat pesan yang dibawa Film ini menjadi banyak wajah, walaupun tetap ada pesan umum yang menjadi landasan. (Dan aku yakin masing-masing penonton akan medapat kesimpulan yang berbeda-beda..). Dalam pandangan pribadiku. Pesan terkuat dalam Film ini adalah bagaimana hubungan Ibu dengan Anaknya…………… baik dalam proses ‘menjelang’ menjadi ibu (Hamil… dalam cerita Dewi). Ketika Ibu menyerah digugat anaknya (dalam cerita Maharani)… Ketika Ibunya menjadi trauma ‘cinta’ anak laki-laki Oedipus (dalam cerita yg diperankan Dwi Sasono) … atau ketika Ibu harus menjual anaknya, harus memperjuangkan anaknya (dalam kisah maling susu), ibu yang memilih berepisah dengan anaknya ( dalam kisah Gandari Kurawa yang mejadi tema salah satu tari) atau dalam bentuk seorang anak yang tidak mendapati sosok ibu sejak kecil.. (dalam cerita Nian)…… Kesemuanya tergambar pecah-pecah bagaikan perca yang terjahit dengan gaya khas Garin…. Dan jahitan itu memilih kain dasar Alam Budaya Bali.. yang tentu saja tergambar oleh Garin dalam keindahan yang sering dibenturkan dengan artefak abad modern seperti motor besar Kaler, nyayian Dewi…&lt;br /&gt;Ketika memunculkan kisah yang dibawa Ikranagara…mungkin juga Garin ingin membingkai pesan-pesannya dalam ruang manusia dimana manusia itu memulai dari kelahiran.. menjadi pelukis kehiduan (dengan mentato..) .. terus mati dalam kesiapan level tinggi untuk mati…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-6377219027877921317?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/6377219027877921317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=6377219027877921317' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6377219027877921317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6377219027877921317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2009/01/under-tree-perempuan-bermasalah-dalam.html' title='Under The Tree : Perempuan Bermasalah dalam Ruang Lahir - Mati'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SXL9jF5IX5I/AAAAAAAAAmA/QRymwLoNEPM/s72-c/a690115523_5484843_7966.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-4272979944171438289</id><published>2009-01-02T00:27:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:30:11.905-08:00</updated><title type='text'>Traitor : Perjalanan Psikologis Seorang Muslim Teroris</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SV3QgCs0IvI/AAAAAAAAAl4/4PyKMn7MI6A/s1600-h/triator.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 301px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SV3QgCs0IvI/AAAAAAAAAl4/4PyKMn7MI6A/s320/triator.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286610786502058738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DVD ini sudah lama kusewa, tapi baru sempat kutonton ketika pulang ke rumah kemarin. He.he.. sebualn terakhir ini memang kondisi menjadi lain, yang tadinya setiap hari, bahkan 24 jam sehari hidup bersama teman-teman sekarang kulalui sendiri dengan proyek-proyek pribadi. Hidup terasa lebih lelah, setelah pulang ke kos langsung tidur .Atau mungkin karena selama ini lebih banyak tidur di kantor..jadi setelah kembali menjadi penghuni kos badan bener bener pengen terus lengket dengan kasur begitu masuk kamar. Emm.. apapun lah, intinya fim Triator ini jadi tidak sempat tertonton.&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tidak disangka, Film ini bagus. Bagaimana tergambar perjalanan psikologis seorang muslim teroris yang terus bergulat mencari 'kemauan Islam' dalam merespon ketidak adilan yang dilakukan Amerika Serikat. Film ini menarik dan menambah daftar film berlatar belakang terorisme (oleh Muslim) pasca runtuhnya WTC. Hem.. terkadang memang sebagai muslim merasa jengah juga, mengapa tema-tema begini selalu saja menjadi tema film, seakan tidak ada tema Film tentang muslim yang menarik Holywood yang lain. Namun kalau mau jujur, film-film ini seharusnya dianggap menjadi alat berdialog antara ke-Islaman para Muslim dengan realitas anggapan barat selama ini. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Secara umum, kekuatan cerita film ini mirip film The Kite Runner. Keduanya berhasil menggambarkan kehidupan muslim yang berinteraksi dengan keyakinan dirinya, dengan masyarakat barat, dengan dunia muslim (sayangnya masih timur tengah... padahal ada banyak muslim di Asia Tenggara juga) dan juga dengan isu-isu ketidak adilan global dan terorisme. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tersebut Samir Horn (Don Cheadle.. nominasi Oscar dalam Hotel Rwanda), seorang mantan tentara khusus Amerika Serikat di Afghanistan yang menjadi bagian dari aksi terorisme di beberapa negara yaitu Sudan, Spanyol, Prancis dan Amerika Serikat. Dia dikejar seorang agen FBI Roy Clayton (Guy Pearce) hingga terjadi beberapa kali drama psikologis antara 'teroris' dan 'petugas negara' itu yang menurutku cukup berhasil mengeksplorasi sisi emosional interaksi keduanya. Horn bergabung dengan kelompok teroris dengan keahlian merakit bom. Namun dia punya idealisme walaupun Amerika harus dilawan, namun tidak perlu dengan mengorbankan nyawa manusia, termasuk pelaku bom bunuh diri. Disinilah film dibuka dengan bergabungnya Horn ke kelompok teroris di Sudan dengan usulan Bom yang tidak menggunakan martir. Ketika pembicaraan terjadi, markas teroris itu digrebek pemerintah sudan bersama FBI dan kemudian mereka dipenjara khusus teroris. Interaksi dipenjara kemudian menjadi menarik dimana Horn dituduh oleh pimpinan teroris bernama Omar (Said Taghmaoui.... pemain di Kite Runner dan Vantage Point..) sebagai yang menyebabkan mereka ditangkap. Tergambar bagaimana Horn dikucilkan sehingga harus Shalat sendirian sementara di sisi penjara lain Omar dan kawan-kawannya berjama'ah. Namun kemudian mereka berhasil mengatasi kesalahfahaman dan kemudian mereka bersepakat untuk melarikan diri dan menjalankan rencana-rencana teror ke beberapa negara . He.he. Cerita Film kemudian berlanjut mirip Prison Break dan juga Trilogi Bourne( Halah... lagi-lagi pengen tak bandingkan dengan Film ini...he.he...). Perjalanan dari kota ke kota, dari negara ke negara dengan aksi teror dan rekruitmen relawan tergambar. Tergambar juga di Film ini bagaimana struktur organisasi teroris, dimana ada pemikir, ada tentara ada komandan yang memang memegang peran berbeda. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Namun adegan yang menurutku cukup terasa emosional bagi muslim adalah ketika Samir dan Omar bertemu Farid (Aly Khan...), seseorang yang disebut pemimpin mereka di Paris. Disini terjadi dialog makna Thaqiyya yang mereka lakukan dalam perjuangan ketika Farid menawarkan mereka meminum anggur (alkohol...khamr..) bersama. Omar dan Samir menolak karena menurut mereka ini bukan bagian dari strategi. Sedangkan Farid yang menjadi pemimpin mereka selalu memberikan argumen logis. Argumentasi berdasarkan pesan Rasulullah SAW pun tergambar verbal, bahkan lebih verbal dibanding dialog ketika Fahri menerangkan tentang Hak Suami Memukul Istri dalam Ayat Ayat Cinta. Silahkan nikmati adegan ini.... menurutku sangat bagus menjadi cermin kita yang muslim ketika berinteraksi dengan 'artefak' peradaban barat dan pilihan-pilihan strategis serta pembenaran-pembenaran teologisnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Adegan yang menurutku cukup membuat tertohok bagiku adalah ketika Samir membuat bom, memasang dan meledakkan sendiri Bom di Konsulat Amerika di Paris (atau kota lain.. sorry lupa). Setelah bom meledak, kemudian kelompok Samir, Omar, Farid dan beberapa anggota lainnya memberi selamat kepad sahamir, sambil menonton TV berita peledakan dengan korban meninggal 18 orang. Disitu Samir berkomentar “ Kok Hanya 18 Orang...?”. Namun setelah di kamar dia kemudian merapal istighfar dan shalat serta menangis. Ternyata dalam aksi itu Samir punya informan seorang agen intelejen amerika juga yang salah memberi informasi bahwa pada saat itu kedung konsulat seharusnya libur. Disinilah terlihat bagaimana Samir benar-benar merasa bersalah karena aksi teror melawan Amerika itu harus memakan korban manusia. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di akhir cerita, terjadi lagi bagaimana Samir harus berada di dua sisi yang menjepitnya, dalam teror di jantung Amerika Sendiri. Disinilah kata-kata seperti yang dikatakan Imam Samudra sebagai pembenaran aksi pengeboman yang mengakibatkan terbubuhnya orang sipil terkatakan disini. “Rakyat Amerika Serikat Harus menanggung Kesalahan Pemerintahnya”. Disinilah kemudian persahabatan, penghianatan, agama, kemanusiaan harus berdialog dan harus melakukan pemihakan. Disnilah kemudian menurutku Film ini cukup berhasil mengangkat bagaimana repotnya menjadi Muslim di era ini dimana keyakinan bahwa aksi 'Terorisme Negara' yang dilakukan Amerika Serikat di Iraq, Afghanistan tetap harus dilawan. Namun disisi lain agamanya juga menuntun bagaimana menghormati perdamaian dan nilai-nilai kemanusiaan. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sekian dulu. Sebenarnya banyak banget adegan lain yang menurut menarik untuk diapresiasi. Seperti interaksi Samir dengan Clayton, Farid yang Hipokrit, Samir dengan 'Si Cantik' Archie Panjabi ( ingat dia dalam The Mighty Heart ?) dan juga dialog filosofis Samir dan Omar. Namun tentunya menjadi tidak seru kalau diceritakan semua. Tonton saja deh...:)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-4272979944171438289?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/4272979944171438289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=4272979944171438289' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4272979944171438289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4272979944171438289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2009/01/traitor-perjalanan-psikologis-seorang.html' title='Traitor : Perjalanan Psikologis Seorang Muslim Teroris'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SV3QgCs0IvI/AAAAAAAAAl4/4PyKMn7MI6A/s72-c/triator.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-9028497901467071410</id><published>2008-12-23T17:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:31:35.221-08:00</updated><title type='text'>3D3C: Catatan Akhir Sekolah Versi Pesantren</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGXsWcawBI/AAAAAAAAAlw/ypWUyLmzLJk/s1600-h/3d3c.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 198px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGXsWcawBI/AAAAAAAAAlw/ypWUyLmzLJk/s320/3d3c.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283170626077114386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pernah nonton catatan akhir sekolahnya Hanung Bramantyo..? Apa yang keinget ? Perasaan senasib menjalani masa SMA sebagai siswa tidak populer ? Menjadi siswa yang pusing memikirkan eksistensi ? Perasaan ketika cinta remaja terasa ? Ketakutan akan masa depan ? Atau masalah keluarga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di Film 3 Do'a 3 Cinta kali ini kisah serupa versi pesantren salaf ( baca : tradisional) terjadi. Tiga santri bernama Huda, Syahid dan Ryan di sebuah pesantren di Yogyakarta, tepatnya di daerah Kasihan Bantul berseting tahun terjadinya tragedi WTC. Mereka sedang menanti saat saat akhir di pesantren, dengan bimbingan Kyai Wahab.  Nah, memang di sini kenakalannya tidak akan sama dengan catatan akhir sekolah sebagai entitas modern (bahkan kalau teringat dimana Hanung sekolah, bisa dikatakan wakil entitas sekolah Islam modern- sub urban yang cukup ku kenal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini tergambar kenakalan santri seperti membolos kalau malam untuk sekedar merasakan makanan di warung luar pondok, menonton layar tancep, jalan ke pasar malam atau bahkan 'menambah ilmu' dengan mengaji ke rumah Kyai Lain walaupun berseberangan 'ideologi'. Namun lucunya salah satu orang dari santri itu mirip yang terjad di CAS, yaitu terobsesi dengan kamera, bahkan di akhir cerita terobsesi membuat FIlm (walaupn berawal dari tukang shoting manten). Nah bicara cita-cita, di 3D3C ini berhasil memahami kelayakan santri-santri di Jawa yang memang tidak banyak bercita untuk berkuliah, atau menjalani profesi yang sering khalayak anggap 'profesional'. Bahkan tergabar karena berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, tidak satupun terucap dari para santri itu keinginan untuk berkuliah. ( Gimana mau berfikir kuliah, punya radio di kamar saja bisa disita...). Memang tergambar mereka juga bersekolah di Aliyah, namun cita-cita mereka sederhana. Huda ingin mencari ibunya yang pergi ke Jakarta. Ryan ingin meneruskan studio foto ayahnya dia Surabaya. Dan Syahid ingin mati 'Syahid' karena frustasi (Nah lo.... apa mungkin bisa mati Syahid kalau dasarnya putus asa...... lha wong Islam ngelarang putus asa........?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke....bagi yang belum pernah melihat kondisi keseharian  pesantren tradisional, film ini cukup bisa menggambarkan. Bagaimana cara santri dan kyai hidup, berrelasi dan sebagainya. Bagaimana bentuk kamar santri yang jauh dari kesan layak. Mungkin bagi kalangan yang berasal dari Muhammadiyah akan langsung menuduh bentuk visualisasi pesantren ini "NU Banget", khususnya dalam fiqh ibadah yang diprsktekkan maupun bentuk adat keseharian mereka. Tergambar juga paradoks yang terjadi. Seorang anak pelacur yang dititipkan ke pondok ini. Pelecehan seksual seorang ustadz kepada santri, praktik dan alasan poligami para kyai, hingga bentuk tradisi pewarisan pengurusan pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah.. cerita menjadi menarik ketika ketiga santri itu punya dilema masing-masing. Huda (kok tetep kebayang sosok rangga, joni dan gie yang dimuka Nicholas Saputra.. gak bisa lepas) bertemu dengan Dona Satelit (Dian Sastro....he.. sejatinya karena ada orang ini aku semangat nonton film ini di hari pertama pemutaran. Dian cukup bisa lepas menjadi penyanyi dangdut kampung, matre dan 'lenjeh' ....terkesan murahan....). Huda  minta tolong kepada penyayi dangdut pasar malam itu untuk mencari ibunya di Jakarta. Tergambar cukup natural bagaimana seorang santri bertemu dengan dunia 'nyata', perempuan dan juga cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan (Yoga Pratama...he....... kebayang jaman dia masih maen di Filmnya Warkop) cukup menarik menjadi santri yang terobsesi sama kamera dan film yang mempertemukannya dengan seorang bos Film layar tancap (Butet Kartarajasa) dan Sahid yang masuk ke jaringan 'Islam garis keras' karena benci kepada Yahudi-Israel dan Amerika. Pesan besar film ini agaknya ingin mengkomunikasikan kepada khalayak bahwa Islam itu dalam tataran nyata punya banyak varian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secaaara umum Film ini layak diapresiasi. Film ini layak menjadi sebuah tertimoni terhadap peradaban manusia yang berlaku sekarang.Flm yang suatu saat akan sangat kita buktikan ketika ada orang non Islam bertanya tentang Islam Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya film ini bagus karena seperti sangat personal pada diri Nurman Hakim sang sutradara......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-9028497901467071410?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/9028497901467071410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=9028497901467071410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/9028497901467071410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/9028497901467071410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/pernah-nonton-catatan-akhir-sekolahnya.html' title='3D3C: Catatan Akhir Sekolah Versi Pesantren'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGXsWcawBI/AAAAAAAAAlw/ypWUyLmzLJk/s72-c/3d3c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-6155795486265010685</id><published>2008-12-23T17:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T17:48:06.093-08:00</updated><title type='text'>Twilight : Kisah Vampire Romantis dalam bungkus Metroseksual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGUvFgpCpI/AAAAAAAAAlo/X0nxgRqhamg/s1600-h/twilight-movie-poster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGUvFgpCpI/AAAAAAAAAlo/X0nxgRqhamg/s320/twilight-movie-poster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283167374536149650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="arifnur" author_possessive="arifnur's"&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Begitu melihat tampilan Vampire dalam film kali ini aku teringat Vampire ala Buffy yang berkisah seputaran Vampire remaja dengan segala permasalahannya. Vampire sebagai entitas 'mahluk antah berantah' ternyata tetap menarik untuk dieksplorasi dalam berbagai setting dan sisi, disamping kisah misterinya sebagai mahluk abnormal yang menanti kiamat dan masuk ke neraka karena banyak berdosa yaitu memakan manusia.&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dalam Twilight kali ini, sepertinya penonton dianggap telah mengetahui apa itu Vampire, sehingga tidak banyak keterangan tentang entitas dengan kriteria tertentu. Hanya yang menarik, Vampire-Vampire kali ini tampil dalam balutan gaya Metroseksual, ganteng, cantik, terawat, modis, bermobil Volvo dan doyan bermain baseball. Dan settingnya memang cerita cinta tidak biasa yang mempertemukan manusia normal dan Vampire yang sejatinya sangat berhasrat untuk meminum darah kekasihnya. Gadis SMA itu bernama Bella Swan dengan Vampir yang berusia SMA bernama Edward Cullen. Cerita berkaitan dengan perang antara Vampire baik dan Vampire Jahat demi memperebutkan darah Bella Swan. Juga dilema cinta yang terjadi antara Edward Cullen dan Bella Swan. Cerita berjalan cukup menarik, tapi durasi Film yang cukup panjang terasa kurang lengkap karena terasa meloncat-loncat ( he.. ternyata kejadian di Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi ternjadi juga di Film yang berbasis Novel ini). Secara keseluruhan sih : &lt;b&gt;Perlu ditonton dan dinikmati.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Film terasa kurang panjang karena Bella Swan tidak perlu banyak bersusah payah untuk mengungkap jari diri Edward Cullen.Film juga terasa kurang panjang karena karakter dan latar belakang Bella dan Edward sebagai tokoh utama kurang tereksplorasi. Jadi kurang emosional. Menonton film ini terasa bukan Film Vampire malah, namun jadi terasa film Superhero layaknya Superman atau Batman. Dan ternyata prasangkaku sebagai salah satu penonton itu ternyata dijawab &lt;span style=""&gt;dalam salah satu adegan dimana Bella Swan ketika akan menebak jatidiri Edward mengatakan : Mungkin sesuatu yang berhubungan dengan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Kryptonite &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-6155795486265010685?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/6155795486265010685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=6155795486265010685' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6155795486265010685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6155795486265010685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/twilight-kisah-vampire-romantis-dalam.html' title='Twilight : Kisah Vampire Romantis dalam bungkus Metroseksual'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGUvFgpCpI/AAAAAAAAAlo/X0nxgRqhamg/s72-c/twilight-movie-poster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-7328900841674904524</id><published>2008-12-23T17:43:00.004-08:00</published><updated>2008-12-23T17:44:42.862-08:00</updated><title type='text'>The Saman : Dokter Sadis yang Lebih Sadis Kenyataannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGT8jhdCHI/AAAAAAAAAlg/Mgkq98QXksY/s1600-h/film19691b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGT8jhdCHI/AAAAAAAAAlg/Mgkq98QXksY/s320/film19691b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283166506419292274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nonton The Saman di bioskop adalah nonton Film ‘Horor’ &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; pertama. Karena prediksiku Film ini bentuk ‘Horor’ nya paling mendekati The X Files (The X Files horor bukan yah…?.. Ya triler lah…..).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ya.. ini karena sebelumnya baca sinopsisnya, ada seorang dokter PTT, lawan ‘dukun’ di pedalaman Kalimantan Timur. ( Di X Files &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; Dokter yang agen FBI bersama Cenayang.. ).    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oke…. Film yg gambarnya dibuat rada coklat ini diawali dengan turunnya seorang dokter PTT bernama Ryan di bandara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Balikpapan&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Karena memang diniati sebagai Film Horor… dari semula kamera nge-shoot sudut sempit kayak di Film Scream.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena mengikuti belakang kepada Oka Antara (Pemeran Ryan). Nah… ketika adegan Ryan di wastafle bandara mulailah muncul mahluk seram yang bentuknya mirip dalam Scream….(Atau Scarry Movie….) . Yaitu orang dengan Jaket ‘Jumper’ yang mukanya memakai topeng ‘wajah jelek’. Tapi menurutku lebih serem di fil ini dibanding di Scream……. (di scream.. malah lucu menurutku).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oke….terus..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Film in ceritanya terus masuk ke sebuah kampong di &lt;st1:place st="on"&gt;Kalimantan&lt;/st1:place&gt; Timur, ceritanya kampong itu adalah kampong bapaknya Ryan.. yang tinggal di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah Ryan jadi Dokter..dia PTT nya memilih di kampong asal bapaknya itu. Bahkan rumah (mirip rumah pohon.)&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;keluarga Ryan yang kemudian dipakai tempat tinggalnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepanjang perjalanan sejak dari bandara hingga sampai kampong yang mesti dilalui memakai mobil, bis air dan kemudian speedboad itu Ryan selalu mendapat kenampakan dari mahluk yang selalu berbisik lirih ‘tolong’. Bahkan ketika Ryan tidur di kamarnya. Alur cerita kemudian bergerak dimana Ryan yang praktek di klinik menemukan keanehan-keanehan dimana setiap penduduk yang berobat ke dukun yang bernama Azis selalu ada luka bekas operasi di pojok kanan perutnya. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketegangan demi ketegangan cukup berhasil di tampilkan, ada sosok dukun (mungkin suku Dayak) yang memburu korban, ada sosok kepala desa yang posesif, ada anak kepala desa yang cantik, ada dua teman Ryan yang sok &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Dan akhirnya benang merah cerita bertemu dengan tenda-tenda camping yang ditemukan mereka. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah ketegangan yang berbau mistis beradu dokter yang skeptis terhadap tahayul menjadi tema konflik, cerita bernjak ke sebuah rumah yang ternyata da bungker di bawahnya. Disitulah di tengah hutan ditemukan adanya rumah yang ada computer dan jaringan internet. Singkat cerita… dukun yang bernama Azis itu ternyata mengoperasi korbannya di ruangan itu. Bahkan ada yang dibantai….termasuk salah satu teman Ryan.. Walaupun ada juga yang mati dengan mengenaskan juga seperti di tenung… mata melotot.. keluar darah….&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan ternyata Azis itu adalah seorang dokter yang beralih pekerjaan menjadi semacam dukun yang ternyata adalah seorang pemasok jual beli organ tubuh. Disinilah kemiripan dengan The X Files sequel terakhir mirip juga. Namun yang kemudian membuatku tercengang adalah kata-kata terakhir di akhir Film ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ratusan orang hilang bla&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bla bla.. sebagai akibat pembunuhan sindikat jual beli organ tubuh baik di dalam negeri dan luar negeri.. dan sekarang masing berlangsung “ (Sorry.. gak mirip.. tapi intinya gitu).&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Serem mbayangin kenyataannya dibanding Filmnya….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-7328900841674904524?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/7328900841674904524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=7328900841674904524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/7328900841674904524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/7328900841674904524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/saman-dokter-sadis-yang-lebih-sadis.html' title='The Saman : Dokter Sadis yang Lebih Sadis Kenyataannya'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGT8jhdCHI/AAAAAAAAAlg/Mgkq98QXksY/s72-c/film19691b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-2286253482128414129</id><published>2008-12-23T17:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T17:43:09.216-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGTl7BEfPI/AAAAAAAAAlY/KnEwPnoL9h8/s1600-h/JamesBondQuantumOfSolace.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 226px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGTl7BEfPI/AAAAAAAAAlY/KnEwPnoL9h8/s320/JamesBondQuantumOfSolace.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283166117588925682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sequel James Bond kali ini kerasa garing. Gambaran ditektif kebanggaan orang Inggris yang ‘nyaris’ disersi ini sepertinya ingin mengajak penonton melanjutkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasa emosionalnya setelah di sequel sebelumnya berakhir dengan Bond yang patah hati. Untuk memahami alur ceritanya penonton harus menonton sequel sebelumnya, karena kalau tidak menonton akan kesulitan mengerti siapa Vesper dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;James Bond digambarkan sebagai agen patah hati yang selalu dianggap oleh M (Bossnya di M16) selalu membunuh karena masih terbawa sakit hatinya kehilangan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agen ganda yang menjadi kekasihnya dalam kisah sebelumnya yang menurutku memang sangat seru sekaligus emosional. Padahal dia membunuh karena memang tidak ada pilihan lain (kalau tidak membunuh akan dibunuh). He..mungkin beginilah repotnya jadi laki-laki patah hati, setiap ada keributan dalam pekerjaannya yang sejatinya profesional murni selalu dikait-kaitkan dengan emosi yang tidak stabil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adegan pembuka cukup seru. Kejar-kejaran. Tembak-tembakan sambil gelantungan. He.. tapi sayangnya inilah satu-atunya adegan paling seru. Karena adegan kelahi, kejar-kejaran, tembak-tembakan setelah ini tidak ada yg sedramatik ini. Ada sih adegan yang sepertinya kalau berhasil akan menarik dimana ada adegan tembak-tembakan, kelahi dan kejar-kejaran di belakang panggung opera yang juga bunuh-bunuhan. Namun kok rasanya aku ngeliatnya gak nyaman. Tergambar kurang serasi sepertinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terlepas dari itu, sepertinya memang film-film superhero sekarang coba membawa sang superhero menjadi manusia biasa. Seperti dalam Batman atau Superman terbaru. Para superhero ini ’dipaksa’ menjadi seorang laki-laki yang kehilangan perempuannya, dan kemudian mengalami krisis kepribadian dalam bertugas ketika dia bertugas. He..he. mungkin ini sejalan dengan trend lagu-lagu Band cowok di Indonesia yang tiba-tiba menjamur dan bernyanyi dengan tema-tema ’memelas’, ’mengemis cinta’ dsb. Ha..ha. mungkinkah laki-laki edisi terakhir memang terlahir dengan ’software’ se-Mellow ini ? he..he... Padahal lagu-lagu dangdut sudah lama mendahului seperti Termiskin di Dunia atau Sepiring Berdua....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kembali ke Film ini, mungkin saja aku menganggap film ini hambar karena terlalu menikmati bagaimana dramtiknya sequel james bond sebelumnya. Atau mungkin karena banyak terpengaruh dengan film semacam ini seperti Bourne Ultimatum yang menurutku berhasil menyuguhkan film dengan tempo cepat yang pas. Atau mungkin kubandingkan dengan ketika menikmati Batman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ya... ketika dibandingkan Batman, tokoh antagonis ’ Dominique Green’ jadi tidak ada apa-apanya dengan karakter Joker. Bener.. kurang nakal keliatannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="SV" &gt;Kalau gak percaya... tonton deh &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Wingdings;font-size:12;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;:)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-2286253482128414129?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/2286253482128414129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=2286253482128414129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2286253482128414129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2286253482128414129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/sequel-james-bond-kali-ini-kerasa.html' title=''/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGTl7BEfPI/AAAAAAAAAlY/KnEwPnoL9h8/s72-c/JamesBondQuantumOfSolace.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-8064738929085003158</id><published>2008-12-23T17:35:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T17:37:48.598-08:00</updated><title type='text'>Doa yang Mengancam : Refleksi Ala Hanung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGSX3XCpHI/AAAAAAAAAlI/jNS--W6Nvck/s1600-h/814.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 199px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGSX3XCpHI/AAAAAAAAAlI/jNS--W6Nvck/s320/814.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283164776577541234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang pernah mengukuti training-training model ESQ. Training yang biasanya dilengkapi dengan orasi, ilustrasi musik dan juga visual ini biasanya banyak laku di kalangan profesional. Mereka yang merasa hampa spiritualitas, dan hampa makna akan hidup. Mereka yang kadang bahkan ingin melarikan dirinya sejenak ke sesuatu yang bersifat spiritualis, dan bahkan tidak sedikit yang ingin merasakan Trance.. walaupun jelas training model ESQ tetap bertujuan agar tetap berpijak pada realitas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nah.. menurutku.. bagi kaum urban yang mendefinisikan dirinya kaum urban, kaum kota, kaum profesional, esmod dsb... Film Do’a yang mengancam bisa menjadi lahan untuk ber ESQ dalam bentuk lain. Film ini bisa dikatakan mendekati tema-tema Sinetron spiritual Dedy Miswar khususnya Para Pencari Tuhan. Karena dikisahkan dua sosok dengan pakem seni panggung... lakon dan pengumpan.. yaitu Madrim (Amin) dan Kadir (Ramzi). Disini terkisah bagaimana spiritualitas manusia menjadi sebuah pertanyaan sepanjang cerita. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengapa kita harus berdoa, mengapa kita harus shalat, mengapa kita harus ikhtiar. Mungkin kalau mau dibaca lebih jauh ini semacam dialektika setiap manusia, khususnya muslim yang kalau ditarik dalam term akademik Islam klasik mirip dialok antara jabariyah – muktazilah dan Asyariyah yang memperdebatkan posisi Tuhan, Manusia dan Takdir.... sebagai pertanyaan mendasar setiap manusia sesaat setelah dia merasa berakal dan beragama.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Aming di Film ini cukup berusaha keluar dari karakternya di Extravaganza. Karena disini Amin dikisahkan sebagai sosok macho tapi cemen. Mungkin kalau disebut bentuk kejahiliyahan (kebodohan) manusia modern salah satunya ya seperti Madrim ini. Karena keterbatasannya dalam ’mentarbiyahi’ diri, muncul dalam sosok yang kerepotan memahami realitas, diri dan Tuhannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dia bingung mengapa manusia harus hidup miskin, sedangkan yang lain kaya. Dia bingung mengapa do’a itu ada yang dikabulkan dan ada yang tidak dikabulkan. Dia berfikir pendek bahwa Allah tidak menyukainya ketika tidak mengabulkan doanya. Dia juga kebinungan sepanjang film membangun konstruksi relasi antara Allah SWT, Manusia dan Syetan. Sesuatu yang lagi-lagi menjadi pertanyaan umum sejatinya oleh semua orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Film ini oleh banyak pengamat memang sering digolongkan ada unsur surealisnya, terutama dalam penggambaran ketika Aming meminta dirinya di sambar petir untuk kedua kalinya untuk menghilangkan kemampuannya menerawang masa lalu dan masa depan. Bagaimana gambaran manusia bingung tergambar dalam bentuk aming yang takut dengan semua sosok yang di kenalnya dalam hidup karena semuanya menagih dan ingin membunuhnya. Hingga settingnya dia dibunuh di padang ilalang, dibunuh di pentas wayang ”Karno Tanding”, dll.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tema cinta dan perempuan memang menjadi benang merah penyambung film ini. Tema laki-laki yang ditinggal pergi istrinya karena kemiskinan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Tema laki-laki yang bisa berubah ’jadi apapun’ demi meminta istrinya kembali. Tema laki-laki yang mau menerima istrinya ’dalam keadaan sekotor apapun’ asal mau kembali hidup bersama. Kenaifan-kenaifan laki-laki akibat cintanya kepada perempuan tergambar dalam sosok posesif yang diwakili Madrim. Dan terakhir tergambar ungkapan penghibur untuk laki-laki patah hati &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;’masih banyak perempuan lain selain dia’ hadir di akhir Film. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kredit khusus menurutku untuk Ramzi yang memerankan seorang pengumpan masalah. Ide-ide agama secara normatif namun tidak garing dan tidak berkesan menggurui penonton &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;terlontar dari tokoh Kadir ya jenaka. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena dialah Film ini terhindar dari cerita yang berpotensi membosankan. (Bayangkan sepanjan film kita dipaksa ikut berfikir tentang apa arti doa, awalnya mungkin menusuk... namun lama-lama bisa putus asa juga kalau tidak ada jawaban ala ramzi....eh kadir..)&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Akhirnya, tonton deh... apalagi kalau kecewa sudah sampe bioskop mau nonton Laskar Pelangi tiket sudah habis. Film menarik yang seharusnya bisa disejajarkan secara kualitas dengan laskar pelangi, walaupun tentu saja nilai memorablenya kalah jauh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang tak kalah menarik, di akhir film ada pesan : untuk my noura...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="" lang="SV"&gt;( Sett.. sepertinya semua film Hanung pasti punya kaitannya dengan dirinya saat ini.. Film seperti buku harian bagi Hanung kayaknya....).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-8064738929085003158?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/8064738929085003158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=8064738929085003158' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8064738929085003158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8064738929085003158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/doa-yang-mengancam-refleksi-ala-hanung.html' title='Doa yang Mengancam : Refleksi Ala Hanung'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGSX3XCpHI/AAAAAAAAAlI/jNS--W6Nvck/s72-c/814.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-1391545251037462275</id><published>2008-12-23T17:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T17:39:46.853-08:00</updated><title type='text'>Laskar Pelangi The Movie : Makasih Riri , Hebat....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGS2dIdsWI/AAAAAAAAAlQ/AfxvFvKzVhc/s1600-h/laskar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 201px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGS2dIdsWI/AAAAAAAAAlQ/AfxvFvKzVhc/s320/laskar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283165302113022306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Film ini membuatku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;De Javu&lt;/span&gt; tentang semua masa kecilku. Tentang Kakekku yang guru. Tentang Bapakku yang Guru. Tentang Ibuku yang Guru Muhammadiyah. Tentang pertama kali aku belajar ngaji, shalat dan wudhu ( dan sampe sekarang masih kacau :) ). Tentang nenekku yang habis habisan ngurus Aisyiyah dan memimpikan anak keturunannya jadi aktifis Muhammadiyah. Tentang guru-guru SMP Muhammadiyah Sukorejoku. Tentang teman SD ku. Wah.. semua deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat trenyuh... tadi malam penonton Film ini memberikan Standing Applause di akhir Film..... :), belum pernah aku menemui Film dengan tingkat apresiasi masyarakaat seperti ini.  Sebagai orang yang bernasib lahir di tengah mimpi mimpi orang-orang Muhammadiyah, bahkan sejak belum lahir mungkin ngerasa mo nangis juga :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dan aku  gak bisa faham kenapa ketika sekolah-sekolah Muhammadiyah masih banyak banget yang bernasib seperti sekolah di laskar pelangi, ketika gaji guru-guru di SMPku masih kisaran 200-300 ribu sebulan, masih ada aja pimpinan yang nabisin duit buat partai, pengen nyalon jadi presiden....kayaknya golput lagi deh pemilu tahun depan....gak ngerti aku...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku gak pengen ngomong dulu tentang kelemahan Film ini. Mungkin nanti lah nonton yang kedua kali....he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih Mas Putut, yang dah ngirim trilernya seminggu sebelum triler beredar di publik :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-1391545251037462275?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/1391545251037462275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=1391545251037462275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/1391545251037462275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/1391545251037462275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/12/laskar-pelangi-movie-makasih-riri-hebat.html' title='Laskar Pelangi The Movie : Makasih Riri , Hebat....'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SVGS2dIdsWI/AAAAAAAAAlQ/AfxvFvKzVhc/s72-c/laskar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-1547928539927001183</id><published>2008-09-23T05:39:00.000-07:00</published><updated>2008-09-23T05:42:47.008-07:00</updated><title type='text'>The X Files: I Want to Believe</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SNjkDAQgpTI/AAAAAAAAAkM/QqEJeRcrrg8/s1600-h/x-files.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SNjkDAQgpTI/AAAAAAAAAkM/QqEJeRcrrg8/s320/x-files.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249196105960301874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;He.. ini film di bioskop setelah sebulan lebih aku gak nonton. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Sore ini aku milih ngabuburit dengan dengan menonton Film ini bareng barori dan gindah. Dan musti kabur dari tugas meliput acara buka puasa dengan tukang becak di aula kantor. Sore ini aku pusing, setelah mengejar deadline 3 website yang ternyata terus terusan musti dibongkar pasang. Aku memilih kabur juga, setelah sempat ’senwen’ &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;karena tiba-tiba ada kabar ”laut” ku sedang dideketi sahabatku sendiri .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;I Want to Beleive. Memang ini menjadi tema sentral seperti opisode demi episode The X Files jaman SMA dulu. Entah mengapa setelah hampir 13 tahun tema ini masih menjadi tema yang menarik (Mungkin lebih 13 tahun, aku gak ngerti persisnya serial ini nonggol di TV.. &lt;span style="" lang="SV"&gt;yang kutahu &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gillian Anderson sudah terlihat tua di Film kali ini.…).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ra ngkaian cerita film sequel ini berawal mirip dengan film lain yang mencoba mengangkat memori kita tentang tokoh tokoh lama. Diceritakan bagaimana Fox Mulder dan dan Dr. Dana Scully sudah pensiun dan meninggal kan ’kegelapan’ ( begitu mereka menyebut petualangan memburu ’hantu’, UFO, ET dll yang dulu mereka lakukan bersama). Dr. Scully sudah menjadi dokter di RS Katolik dan Fox Mulder masih menjadi sosok stress di rumahnya yang anti sosial. (Atau entah persisnya gimana.. mungkin beginilah hidup seorang cenayang).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Intinya, ada kasus hilangnya seorang agen FBI, dan FBI menyerah serta dianggap ada hubungan dengan ’dunia cenayang’ karena ketika kader itu hilang, ada seorang Father Crissma yang merasa punya ’penglihatan’. Disinilah konflik kemudian terjadi dan cukup apik dibuat sepanjang Film. Bagaimana seorang Pendeta Katolik sebagai terpidana kasus sodomi 27 anak altar harus mengatakan sebuah kebenaran melalui ’penglihatan’ tentang sebuah pembunuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana pernikahan ganjil terjadi antara seorang laki-laki mantan anak altar dengan seorang laki-laki rusia yang psikopat. Bagaimana mitos Frankeinstein hadir dalam pendekatan ilmiah medis tentang penyelamatan anjing yang konon dari rusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua terjalin menarik dalam sebuah rangkaian cerita detektif, misteri dan drama percintaan antara Fox dan Scully yang masih saja belum selesai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bagi pecinta The X Files pasti mengerti bagaimana pasang surut hubungan Fox dan Scully dimana mereka saling jatuh cinta karena kekerasan sifat mereka untuk mengejar kebenaran yang mereka yakini, sekaligus menyadari bahwa mereka tidak akan bisa bersama karena kekerasan sifat mereka itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;He.. yang kemudian menjadi masalah (seperti The X Files versi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;TV juga dulu) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah ketika FBI kok jadi bodo banget ketika ada cenayang bekerja bersama mereka. FBI menjadi gak bisa melakukan analisa apa-apa ketika cenayang membantu mereka. Sehingga tetap saja di Film ini cenayanglah yang akan memenangkan perebutan ’kebenaran’ karena ’penglihatan’ mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada Quote yang menarik di akhir cerita ketika Fox mengajak Scully kabur dari semua masalah itu. Scullly bertanya ” Kita akan tinggalkan kegelapan ini sejauh –jauhnya ?”. Fox menjawab ” Aku tidak yakin, karena kegelapanlah yang akan menghampiri kita”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;He.. kita memang bisa meninggalkan masalalu, mimpi dan idealisme kita, namun kita tidak yakin apakah semua itu suatu saat tidak akan menghampiri kita .&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-1547928539927001183?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/1547928539927001183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=1547928539927001183' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/1547928539927001183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/1547928539927001183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/09/x-files-i-want-to-believe.html' title='The X Files: I Want to Believe'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SNjkDAQgpTI/AAAAAAAAAkM/QqEJeRcrrg8/s72-c/x-files.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-6150046196713924588</id><published>2008-08-28T03:57:00.000-07:00</published><updated>2008-08-28T03:59:54.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mandela'/><title type='text'>Goodbye Bafana (2007)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLaFFyZwfoI/AAAAAAAAAeE/dUr146QNxxQ/s1600-h/dwl_goodbye06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLaFFyZwfoI/AAAAAAAAAeE/dUr146QNxxQ/s320/dwl_goodbye06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239521550967799426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mau Tahu Nelson Mandela Ketika Dipenjara ? Tonton Film ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Layaknya Film sejarah, film ini menampilkan James Gregory , seorang sipir penjara yang kemudian menjadi sahabat Mandela walaupun sering menghadapi resiko karirnya terancam karena menuruti katahatinya. Memang James Gregory bukanlah layaknya seorang Dewes Deker, seorang dari bangsa penjajah yang kemudian menjadi aktifis Indische Partij membela pendudukn Hindia Belanda yang terjajah. James Gregory tergambar menjadi seorang laki-laki baik, punya idealisme, punya tanggung jawab menafkahi keluarga, punya rasa kemanusiaan dan ‘sekedar’ pegawai rendahan yang ingin berbuat sesuatu.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;Dia menjadi seorang sipir di tempat Mandela ditahan. Dia mengambil resiko bercakap-cakap dengan Mandela, hal yang dilarang dilakukan oleh seorang sipir kepada seorang tahanan politik. Dia berani ‘menyelundupkan’ coklat dari Mandela kepada Winnie Mandela dengan resiko di mutasi ke penjara lain. Dan kemudian ketika angin politik berubah, Gregory mendapat anugrah mendampingi Mandela ketika menikmati tahanan rumah. Dia juga yang kemudian menjadi saksi bagaimana Mandela mempraktekkan apa yang dilakukan Muhammad SAW mengampuni Penduduk Makkah setelah Fathkhul Makkah. Mandela setelah bebas, politik Apharteid berakhir, terpilih menjadi presiden, mengampuni kaum kulit putih dan mengajak orang kulit putih membangun bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;Sejenak aku berfikir.. politik Apharteid yang diterapkan pemerintahan kulit putih di Afrika Selatan apakah tidak kalah kejam dengan perilaku ‘sebagian’ PKI di Indonesia sebelum 65. Mengapa mereka banyak yang disembelih….sedangkan Rasulullah mengampuni Abu Sofyan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan Kaum Quraisy yang juga telah merampok, memboikot, membunuh, menyiksa shahabat nabi. He..kenapa Mandela yang jelas wakil dari politik penindasan kaum kulit hitam Afrika Selatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jauh lebih bijak dalam mengampuni politisi kulit putih…? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( Aku pernah melontarkan pikiran ini.. dan langsung dimarahi bapakku.. kata bapak dulu kalau tidak membunuh PKI.. kitalah yang terbunuh…..)&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya… Film ini bagus. Perlu ditontong bagi yang belum nonton. Mungkin bisa terbayang kalau kita jadi salah satu tokoh di Film ini. Mau jadi Mandela yang tergambarkan gagah, tinggi besar. Hidup dari penjara ke penjara. (Mungkin mirip Sukarno sebelum kemerdekaan). Tergambar bagaimana pendamping hidupnya, Winnie Mandela.. (Ternyata bentuk perbudakan di Afsel bukan seperti Film Little Missy di TVRI dulu… , yang kulit hitam tinggal di camp nya Tuan Baron). Atau menjadi Gregory,.. sipir yang baik.. yang sempat terjepit antara karir dan kemanusiaan…. atau istri Gregory yang tergambar Canik..namun sulit memahami resiko yang diambil suaminya ketika membela Mandela…. Karena masalah tunjangan rumah dinas dan sekolah anak-anak ( Kenapa seorang istri selalu tergambar begini yah….).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-6150046196713924588?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/6150046196713924588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=6150046196713924588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6150046196713924588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/6150046196713924588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/08/goodbye-bafana-2007.html' title='Goodbye Bafana (2007)'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLaFFyZwfoI/AAAAAAAAAeE/dUr146QNxxQ/s72-c/dwl_goodbye06.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-3213592142831804291</id><published>2008-08-27T20:34:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T20:37:21.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hunting Party'/><title type='text'>Hunting Party (2007)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLYdYxxG9dI/AAAAAAAAAd8/w-EUq84M7p0/s1600-h/Hunting+Party%284%29_galer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLYdYxxG9dI/AAAAAAAAAd8/w-EUq84M7p0/s320/Hunting+Party%284%29_galer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239407528005531090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Film ini nonggol di 21, Jogja, aku sudah nonton DVD nya sekitar 3 bulan yang lalu. Memang… niat nonton Film ini awalnya karena tertarik karena konon adalah based true story dan mengangkat isu sensitive yaitu tentang Penjahat Perang Serbia-Bosnia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Film ini diawali dengan klarifikasi yg menurutku cukup konyol, yaitu title “ Hanya hal-hal konyol saja yang merupakan kisah nyata”… begitu terjemahan bebasnya (Sorry kalau salah..). Terus pengantar tentang Simon Hunt (Richard Gere) serorang wartawan perang dan Duck (Terrence Howard) seorang kameraman perang yang disajikan lengkap dengan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kekonyolannya, tentang bagaimana mereka menjadi wartawan perang di berbagai perang dunia. Kemudian dikisahkan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;konflik psikologis yang dialami Hunt setelah meliput pasca pembantaian Muslim Bosnia oleh Serbia di sebuah desa ditengah pengepungan Sarajevo.Saat itu Hunt mengumpat-umpat Tentara Serbia yang membantai dan Juga Pasukan PBB dari Belanda yang dianggapnya memihak Serbia dan membiarkan pembantaian. Sejak saat itu Hunt dipecat dan kemudian menjadi wartawan perang freelance dimana-mana. Sedangkan Duck menjadi Kameraman elite di kantor pusat TV. &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun cerita petualagan sesungguhnya dimulai ketika beberapa tahun setelah itu mereka, dalam posisi berbeda, bertemu lagi di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bosnia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; setelah perang berakhir. Mereka sepakat untuk membuat petualangan baru memburu penjahat perang pembantai Muslim Bosnia yang paling dicari. Petualangan inilah yang seru, hingga mereka yang ditemani seorang Wartawan ingusan dikira CIA. Menurutku Film ini cukup berhasil menggambarkan setting keadaan bagaimana kondisi pasca perang pasca pecahnya Yogoslavia itu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tergambar bagaimana orang Muslim Bosnia sekarang, bagaimana orang Serbia sekarang, walaupun kadang kupikir ada yang jadi hiperbolis ketika menggambarkan bagaiwana karakter orang-orang Serbia yang melindungi ‘FOX’, sebutan di Film itu untuk Penjahat Perang yang dicari itu. ( Mungkin karena aku kurang faham karakter asli orang Balkan saja…).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Btw,.. Film ini asik.. menggambarkan karakter-karakter Hunt sebagai pribadi Idealis-Traumatis-Egois , atau Duck yang oportunis, realistis. Atau Benjamin Strauss wartawan Ingusan lulusan Harvard yang masih butuh eksistensi. Mereka semua disatukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam ramuan dialektik yang menurutku cukup natural. Pesan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kecil film ini mungkin ‘sekedar’ menceritakan bagaiman Hunt mencari cara membalas dendam kepada “Fox” karena membunuh kekasihnya setelah diperkosa. Namun pesan besar Film ini menurutku adalah bagaimana Tidak Perlunya Perang, apalagi atas alasan agama.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau gambaran Film ini benar,… ternyata orang Eropa juga banyak yang berfikir ‘ndeso’ dan hanya berfikir pada maqom ‘simbolik’ saja. Ternyata Fundamentalisme tetap menjadi musuh besar peradaban……&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-3213592142831804291?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/3213592142831804291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=3213592142831804291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3213592142831804291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3213592142831804291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/08/hunting-party-2007.html' title='Hunting Party (2007)'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SLYdYxxG9dI/AAAAAAAAAd8/w-EUq84M7p0/s72-c/Hunting+Party%284%29_galer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-7994191852415930601</id><published>2008-08-20T08:57:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T09:02:21.804-07:00</updated><title type='text'>Goodbye My Superwoman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SKxAAA6_6jI/AAAAAAAAAd0/gHZpHbDchHw/s1600-h/Hancock2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SKxAAA6_6jI/AAAAAAAAAd0/gHZpHbDchHw/s320/Hancock2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236630835716680242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu seorang laki-laki yang selama ini kebingungan kepada perempuan mana kamu harus menumpahkan rasa cintamu, dan kemudian disuatu saat kamu menemukan perempuan yang ‘seharusnya’ itu, apa yang kamu rasakan…? Apa yang akan kamu lakukan..?&lt;br /&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Laki-laki dalam kisahku kali ini seperti laki-laki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang merasa ‘superhero’ lainnya, melakukan berbagai cara untuk membuat perempuan ini menerima kehadirannya. Dan terus memaksa perempuan itu menerimanya menjadi bagian dari hidupnya. Laki-laki ini terus meyakinkan sang ‘Superwomen’&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kalau sudah seharusnyalah mereka bersama, karena mereka sama-sama super. Mereka sama-sama terasing. Dan mereka sama –sama merindukan hal itu terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun, apa yang kemudian harus dilakukan Si laki-laki kalau kemudian Sang Superwomen menolaknya ? Padahal sang perempuan yakin kalau dia juga mencintai laki-laki itu. Bahkan Sang Superwomen jauh lebi tahu mengapa mereka harus saling mencintai, hingga Sang Superwomen pula yang mengetahui bahwa sebenarnya mereka diciptakan sebagai pasangan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sayangnya perempuan itu sangat mengetahui bahwa ke-Super-an mereka bukan untuk bersama. Simalakama itu berbunyi bila ingin tetap Super, janganlah pasangan itu hidup bersama. Karena hidup bersama, berdekatan, saling mencinta adalah jalan mereka menuju kematian, bukan keabadian yang selama ini mereka alami. Bahkan sayangnya Sang Superwomen jauh lebih tahu bahwa bahaya selalu datang kepada Sang Laki-Laki kalau dia berada di dekatnya. Dan satu lagi, tugas mereka melindungi dunia akan musnah begitu saja kalau mereka memilih hidup bersama.&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-style: italic; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Apa yang harus mereka lakukan..? Salahkah keyakinan anak-anak ABG kalau kita nantinya akan hidup abadi dengan orang yang kita cintai  ? Benarkah cerita-cerita bahwa Cinta itu memang tidak untuk hidup bersama secara fisik.?&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhir cerita.. Sang Superhero mendapatkan keadaan yang sngat dilematis. Saat dimana Sang Superwomen sekarat karena ditembak bandit, Sang Superhero harus memilih pergi jauh meningalkan Sang Superwomen karena kepergiannya merupakan syarat agar kekuatan Superwomen bisa kembali lagi. Demi Cinta akhirnya Sang Superhero meninggalkan Sang Superwomen agar  bisa terus hidup.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan Sang Superheropun memilih mengucapkan “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Goodbye My Superwomen”&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kita saling mencintai, bahkan kita diciptakan sebagai pasangan, namun tidak untuk hidup bersama&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    Laki-laki itu bernama &lt;b style=""&gt;Hancock. &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-7994191852415930601?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/7994191852415930601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=7994191852415930601' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/7994191852415930601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/7994191852415930601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/08/goodbye-my-superwoman.html' title='Goodbye My Superwoman'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SKxAAA6_6jI/AAAAAAAAAd0/gHZpHbDchHw/s72-c/Hancock2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-8255126442160158886</id><published>2008-08-07T06:59:00.000-07:00</published><updated>2008-08-07T07:08:54.685-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mummy'/><title type='text'>The Mummy Goes To  China (The Mummy: Tomb of the Dragon : 2008)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SJsAOlHcMAI/AAAAAAAAAds/henrLL8utUQ/s1600-h/mummy3_13.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SJsAOlHcMAI/AAAAAAAAAds/henrLL8utUQ/s320/mummy3_13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231775642602450946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sequel Mummy terbaru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kali ini mengisahkan petualangan di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, dengan judul T&lt;em&gt;he Mummy: Tomb of the Dragon Emperor&lt;/em&gt;. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Jujur…. Alasanku kenapa kuniatkan nonton film ini karena nama-nama yg terpampang di iklan film ini. Selain, Brendan Fraser yg tetap memerankan Rick O`Connell, di Film ini ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jet Li yang berperan sebagai Kaisar Naga dan juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Michelle Yeoh. Sebenarnya setelah kecewa nonton The Fobidden Kingdom yang sepertinya tidak sebesar nama Jet Li dan Jacky Chan, aku agak khawatir kalauThe Mummy ini akan menyuguhkan hal yang sama. Sukurlah.. Film ini cukup menghibur, walaupun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti Film keluarga biasa, kurang terjadi drama, minim pesan. Atau mungkin memang Film yg benar benar Film Hiburan.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penampilan Jet Li di film ini memang agak kurang enak bila kita masih terbayang Scorpion King&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di Mesir yang diperankan The Rock (Dwane Johnson). Jet Li yang mungil dan bermuka baik (walaupun sudah banyak berperan antagonis), membuatku kerepotan membayangkan kebengisannya layaknya Scorpion King. Repotnya lagi, aku kekurangan referensi tentang mitos mummy yang terbangun dalam sejarah bangsa Cina, yang tidak sekental mitos Mummy di Mesir. Jadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sejenak ketika menduduki bangku, aku berusaha menonton film ini seperti menonton The Golden Kompas, yang ber setting dunia antah berantah. Atau seperti nonton Gotham City-nya Batman, &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; parodi &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;New York&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Disinilah setting-setting&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang terbangun di Film ini tidak berusaha kukaitkan dengan pengetahuan spasialku tentang cina.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alur cerita cukup menarik, walaupun terlalu banyak kebetulan yang terjadi. Di film ini terjadi kebetulan-kebetulan yang terlalu sederhana alasannya seperti kebetulan suami istri O’ Connell&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mau disuruh bertugas mengantar benda keramat ke Cina dari Inggris. Kebetulan di Cina Jhonnatan Charnahan membuka Kelab Malam. Kebetulan di Kelab Malam itu ada Mad Dog, pilot pesawat di Film Mummy sebelumnya. Namun.. lagi-lagi , untuk Film yang diperuntukkan bagi penonton semua umur tidaklah masalah. Cukup bisa diterima.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Em…, secara umum film ini menarik untuk ditonton, khususnya bagi penonton yang sudah menonton dua Film Mummy sebelumnya. Dalam pikiranku, mungkin kalau terus sukses akan terus diproduksi sekuel berikutnya. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; gossip di situs IMDB yang direview dari blog MTV Movies bahwa sekuel berikutnya disiapkan sang sutradara Rob Cohen bersetting Amerika Latin. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;“They have a lot of mummies,”&lt;/i&gt; Cohen revealed to MTV. &lt;i&gt;”The Aztec culture had a lot of mummies and some of their mummy designs for the Foundation Army were taken from Mexican mummies that they have found. So I think that somehow that might make the basis of a good story.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=""&gt;Melihat ini aku jadi mikir, terus kalau memang akan sukses, bisa saja akan berlanjut ke budaya lain yang mengenal Mummi. Mungkinkah akan kedaerah Tana Toraja Misalnya…? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-8255126442160158886?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/8255126442160158886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=8255126442160158886' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8255126442160158886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8255126442160158886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/08/mummi-goes-to-china-mummy-tomb-of.html' title='The Mummy Goes To  China (The Mummy: Tomb of the Dragon : 2008)'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SJsAOlHcMAI/AAAAAAAAAds/henrLL8utUQ/s72-c/mummy3_13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-2325411525672950025</id><published>2008-07-21T07:04:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T07:08:04.409-07:00</updated><title type='text'>Batman Bukan Superhero (The Dark Knight : 2008)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SISYNGDLaVI/AAAAAAAAAdM/3Lh2-gwUZUw/s1600-h/dark-knight-posters.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SISYNGDLaVI/AAAAAAAAAdM/3Lh2-gwUZUw/s320/dark-knight-posters.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225468818386282834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The Dark Knight. Film Batman yang gak berjudul Batman ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh resensi Kompas minggu ini dianggap sebagai Film Superhero terbaik yang pernah ada. Bener. Aku setuu dengan penilaian Kompas itu. Film ini menyuguhkan sebuah cerita dengan drama yang seru, gambar yang keren dan acting yang juga keren (Terutama &lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0005132/"&gt;Heath Ledger&lt;/a&gt; yg jadi Joker…). Di Film ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tergambar &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Gotham&lt;/st1:place&gt; yang lebih realis dibanding pada Film Batman sebelumnya. Dan juga lebih banyak menggambarkan bagaimana kehebatan Batman itu terjadi dengan lebih logis.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebelumnya, tokoh Batman dibanding tokoh Superhero lainnya menjadi menarik kusimak karena tokoh ini tidak dianugerahi kelebihan semata mata karena keajaiban (kecuali keajaiban terlahir sebagai mulyuner.). Berbeda dengan Superman yang bias terbang, dan merupakan mahluk dari Planet Antah Berantah, atau Spiderman yang terjadi dari kecelakaan lab.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam tokoh Batman, alat-alat yang ada merupakan alat-alat yang bias menginspirasi untuk mewujudkannya dalam dunia nyata, dengan kemajuan teknologi. Apalagi dengan tambahan ketrampilan beladiri yang juga logis untuk dipelajari.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Oke.. dalam tokoh Batman adalah sosok yang ada karena keterpaksaan. Dia menjadi Pembela Kebenaran, namun main hukum sendiri, karena keterpaksaan akibat ketidak berdayaan aparat keamanan resmi. Dan yang menarik adalah janjinya kepada Perempuan yang Dia Cintai, Rachel Dawess, dimana perempuan itu mau mendampingi tokoh dibalik topeng Batman, Bruce Wyne, kalau Gotham sudah tidak butuh Batman lagi. He.he lagi-lagi.. Superhero ternyata memang tidak ditakdirkan berhasil dalam Cintanya… karena Cinta selalu mensyaratkan kehidupan normal….&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Alur cerita dai awal hingga akhir berhasil memaksaku khawatir kalau-kalau aku ketiduran (he.he. maklum.. kemarin kebagian tiket jam 10.15 – 00.30 ). Bener.. kalau sedikit saja tertidur, menurutku rugi besar. Karena jalinan cerita demi cerita selalu membuat penasaran. (Padahal sudah membaca Komik Batman.. tamat..he.he.). Ketegangan mungkin tidak begitu terbawa, namun penasaran dan kecepatan alur cerita terjalin dengan adegan-adegan menarik dan spektakuler dan menurutku tetep logis. Bagaimana aksi penangkapan penjahat di Hongkong. Bagaimana teknologi sonar yang menggunakan Handphone semua orang di &lt;st1:place st="on"&gt;Gotham&lt;/st1:place&gt;. Bagaimana sebuah Batmobile yang kali ini jauh dari bentuk mobil fashion (karena malah mirip panser…), menurutku lebih realistis sebagai kendaraan tempur. Bisa dibandingkan dengan bantuk Batmobile dalam Batman and Robin yang malah seperti mobil sport yg ‘dipaksa’ anti peluru. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam Film ini, Bruce &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(Batman)patah hati.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dia kehilangan perempuannya yg memilih “kesatria Putih”, Jaksa Wilayah Harvey Dent yang berani menegakkan kebenaran dan keadilan tanpa memakai topeng. (Sebuah dilemma yg berhasil terangkum menjadi drama). Dia juga harus kehilangan Rachel karena tewasdalam ledakan yang dirancang Joker, Mavia Italia dan keterlibatan Polisi yang terpaksa berkhianat. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam Film ini terdapat adegan ketika Harvey Dent, Jaksa Wilayah yang dianggap Batman dan James Gordon (Komisaris Polisi Gotham) sebagai penegak keadilan terbaik diantara mereka, namun harus jatuh karena provokasi Joker dengan meledakkan Rachel dan memilih menjadi Two Face, yang kemudian berbuat jahat. Joker.. sebagai teroris sejati.. yang melakukan teror bukan karena uang….yang kemudian memenangkan konflik dalam film ini…..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Batman memang bukan pahlawan, dia hanyalah Dark Knight &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang akan berhenti ketika ksatria putih sudah cukup kuat melindungi &lt;st1:place st="on"&gt;Gotham&lt;/st1:place&gt;…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-2325411525672950025?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/2325411525672950025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=2325411525672950025' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2325411525672950025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2325411525672950025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/07/batman-bukan-superhero-dark-knight-2008.html' title='Batman Bukan Superhero (The Dark Knight : 2008)'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SISYNGDLaVI/AAAAAAAAAdM/3Lh2-gwUZUw/s72-c/dark-knight-posters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-4065677354567728318</id><published>2008-07-17T19:59:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T20:04:45.798-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nims&apos; island'/><title type='text'>Nim's Island (2008)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://thecia.com.au/reviews/n/images/nim-s-island-6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://thecia.com.au/reviews/n/images/nim-s-island-6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menonton Nim’s &lt;st1:place st="on"&gt;Island&lt;/st1:place&gt; bareng Joan dan Mat, temen baru bule yg aku ngomong sama bereka banyakan pakai bahasa isyarat, jadi pengalaman yg menarik. Menarik karena emang baru pertama nonton bareng bule, dan menarik karena filmnya yg menurutku cukup mengena. Tentang rahasia seorang anak.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bagiku, walaupun film ini ditonton tidak hanya anak-anak, namun ceritanya memang mengajak kita sejenak mengingat mimpi mimpi masa kecil. Dan konflik yang kemudian terbangunpun khas… bercerita bagaimana khayalan anak kecil ketika dunia rahasianya terusik, bagaimana kemudian dia sok dewasa untuk menghadapinya sendiri, bagaimana dia harus membuktikan kepada orang dewasa bahwa dia bisa menyelesaikan masalahnya, dan dia kemudian ketika terdesak dia berharap ada superhero mau menolongnya…..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam Nim’s &lt;st1:place st="on"&gt;Island&lt;/st1:place&gt; pakem ini terbangun dengan cantik. Nim…, sosok anak yang mungkin memiliki kehidupan seperti banyak anak sekarang khayalkan. Hidup dipulau rahasia, berkawan dengan hewan-hewan, punya bapak seorang ilmuan hebat, namun punya koneksi internet tak terbatas dari pondok di tengah hutan yang di support energinya dengan solarcell, dan bisa memesan novel kesayangannya setiap edisi baru terbit melalui pos setelah memesannya via internet (padahal pulau itu rahasia..he..he…. impian anak emang selalu saja paradoks….termsuk film anak Indonesia Petualangan Serina).&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun, seperti biasa, karena Film ini dibuat orang dewasa, maka pesan untuk mngajari penonton tentang makna hidup juga termasuk dalam film ini. Pesan moral yang muncul di film ini tentang cinta seorang ayah kepada anaknya, tentang perlunya membiarkan lingkungan tetap asli tanpa dirusak modernisasi membabi buta akibat komersialisasi (tergambar dari kapal pesiar yang menemukan pulau itu dan kemudian diusir Nim bareng teman-teman hewannya), cerita tentang kesetiakawanan, dan yang paling mengena adalah pesan tentang bagaimana menjadikan semua hayalan itu menjadi kenyataan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Di film ini, terjadi konflik personal di diri Alexandra Rover (Jodie Foster), seorang penulis novel sukses petualang-hero Alex Rover , Novel langganan Nim, yang ternyata hanya hidup di depan komputernya, bahkan untuk sekedar keluar rumah mengambil &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; di halaman rumahnya saja dia ketakutan. Namun, naluri kemanusiaannya diuji ketika Nim mengirim email bahwa dia butuh ditolong Alex Rovel karena terancam dan sendirian. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dunia nyaman asosial Alexandra Rovel terusik, dan kemudian tergambar bagaimana Alexandra harus mengalahkan bayangan yang terbangun dalam dirinya tentang dunia di luar rumahnya. Dia harus melakukan perjalanan dari amerika ke sebuah kepulauan pasifik. Sempat dia mampir ke sebuah bandara di Kalimantan yang lengkap dengan promosi wisata &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, bahkan promosi Jogja (he..he. walaupun sebentar… namun kok aku ngerasa bangga yah.. &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sedikit masuk di Film ini.. ). Yang kemudian dengan pesawat kecil dia terus terbang mendekati pulau itu, yang harus didekatinya dengan Helicopter dan kemudian dengan Boat. (Yah,.. jangan terlalu banyak bertanya tentang logika kejadian ini yah..he.he., lhat saja acting Jodie Foster yang tetep keren di film ini…). &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun, sampai di pulau itu, Alexandra ditolak oleh Nim karena yang dia undang bukan Alexandra Rover yang penakut, dan lemah. Namun, seorang Alex Rover yang berani mencoba hal baru, petualang, tidak perlu ditolong orang dan berbagai karakter yang biasa terbangun dalam karakter superhero.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pelajaran bahwa kita harus menjadi hero dalam cerita kita, atau kita harus menghadapi kenyataan dan menikmatinya sepertinya menjadi point penting yang ingin disampaikan film ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Film ini, sekali lagi memang film cerita yang ingin membawa kita kembali kedunia anak-anak. Dunia ceria.. dunia yang membuat orang dewasa selalu kangen.. dunia yang setiap manusia ingin berlalu dengan sempurna….., namun sayang banyak orang dewasa sok tau yang merusak dunia anak-anak dengan pemaksaan, kekerasan, bentakan, eksploitasi, batasan-batasan yang mengekang. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-4065677354567728318?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/4065677354567728318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=4065677354567728318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4065677354567728318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4065677354567728318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/07/nims-island-2008.html' title='Nim&apos;s Island (2008)'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-640558493329207660</id><published>2008-06-08T11:06:00.000-07:00</published><updated>2008-06-08T11:12:41.686-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='May'/><title type='text'>May : “Film Untuk Para Laki-Laki Egois”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgL8sN_rI/AAAAAAAAAcc/mePOv6UFELQ/s1600-h/May+The+Movie+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgL8sN_rI/AAAAAAAAAcc/mePOv6UFELQ/s320/May+The+Movie+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209574258603065010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hem… sorry kalau judul  review ini jadi personal banget.. tapi begitulah yang terlintas dalam otakku sesaat setelah Film yang ditonton tidak lebih dari 7 orang di Studio 3 21 Amplaz itu selesai. Film ini perempuan banget dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; banget. Film ini terasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“perempuan banget” dan seperti ditujukan kepada laki-laki egois dengan idealismen dan cita-citanya. Hem….memang Film itu tidak menyebut satukatapun kata egois.. ..kata ini ku ingat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlontar dari Atin, temanku ketika berbicara dengan seorang teman laki-lakinya ”yg relawan bencana alam” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ketika laki-laki itu berada di titik kritis antara cintanya, idealismenya, dan karirinya.     &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Film ini menceritakan tentang dua orang laki-laki yang ingin menebus kesalahan masa lalunya. Satunya bernama Antares (Yama Charlos)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang sutradara Film Dokumenter yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kata Bos-nya (Tio Pakusadewo) bisa hidup dalam kemewahan, masih bisa membaca sastra, sambil tetap mengembangkan empati kemanusiaannya. L&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;aki-laki yang lain bernama Ganang (Lukman Sardi), seorang beretnis jawa, bos usaha Laundry di Jogja yang siap berangkat Umroh.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Antares merasa berhutang ketika May (Jenny Chang) seorang gadis beretnis Tionghoa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;karena pada tahun 98 dia yang sedang membuat dokumenter aksi Mah&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;asiswa 98 harus meninggalkan kekasihnya itu sehingga May ikut menjadi bagian dari tragedi 13 mei 2008. Dia diperkosa perusuh dan kemudian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditolong seorang warga ekspatriat dan kemudian hidup di Malaysia sebagai penyayi club. Sedangkan Ganang merasa berhutang kepada Ibu May yang ketika terjadi kerusuhan Mei 98 di Jakarta Ganang memanfaatkan keadaan menukar tiket pesawatnya dengan sertifikat rumah Ibu May yang juga butuh meninggalkan Jakarta dan pindah ke Malaysia.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgcMN39BI/AAAAAAAAAck/b8zkyNYd9rU/s1600-h/May+The+Movie+5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgcMN39BI/AAAAAAAAAck/b8zkyNYd9rU/s320/May+The+Movie+5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209574537648665618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Keterangan wakt&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;u yang&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; dipakai Film ini&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;adalah peristiwa Reformasi tahun 98 da&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;n Kata-Kata &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; yang menyiratkan bahwa kejadian yg lain terjadi sepuluh tahun kemudian (tahun ini.....2008). Dan walaupun selalu dikatakan dalam berbagai berita bahwa Film ini bukan Film Politik, namun sepertinya Film ini berhasil menjadi alat pengingat kita, warga negara Indonesia, bahwa bangsa kita telah berlaku tidak adil kepada saudara-saud&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ara korban kerusuhan Mei 98 dengan tidak melakukan apa-apa padahal hingga sekarang tidak ada tindakan hukum yang dilakukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Film ini menjadi drama yang cukup menarik ketika mengetengahkan paradok yang terjadi ketika Antares yang idealis dan humanis (walaupun kurang kelihatan kecuali dari perkataan Tio Pakusadewo) harus menginkari janji menjemput kekasihn&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ya beberapa jam yang kemudian membuat malapetakan yang selaam sepuluh tahun menghantui dia. Tergambar paradoks juga seorang Ganang yang hidup berkecukupan, akan naik haji ternyata menggunakan rizki yang ’tidak jelas’ karena memanfaatkan keadaan dengan ’memeras’ para pengungsi yang tidak punya daya tawar. Ditampilkan juga para paradoks seorang Istri Ganang yang ’matre’ dan suka pamer ternyata seorang yang cukup religius dan terus meneru smengingatkan har&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;us menacari uang yang halal dan mendukung upaya suaminya untuk jatuh miskin lagi asal bisa membayar hutang masa lalunya. (Karena Ganang tidak pernah bercerita sebelumnya). Dan paradok lain adalah terjadi pada May...dimana dia diceritakan selama sepuluh tahun mendendam kepada Antares, pemerkosa dan dirinya. Dia menolak upaya Antares kembali ke kehidupannya dia karena kesalahan Antares juga karena dia merasa sudah kotor setelah pemerkosaan itu. Paradok-paradoks ini terjalin dalam rangkaian cerita maju mu&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ndur yang cukup bisa diikuti. Paradok lain juga tampil secara verbal dalam kata-kata ustadz penceramah selamatan keberangkatan Umroh Ganang dan Ist&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ri yang mengatakan bahwa keberhasilan Ganang dari pelayan Hotel menjadi Bos Laundry itu adalah wujud Reformasi....( lelucon getir yang cerdas). Paradoks juga terlontar ketika orang-orang Tionghoa yang terusir itu ketika diminta mengungsi mengatakan bahwa mereka sudah tinggal di tanah itu sejak nenk moyang mereka selama 200 tahun. &lt;/span&gt;(Sebuah penegasan bahwa mereka bukanlah orang asing lagi di negeri ini). &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgoLglaeI/AAAAAAAAAcs/-tVt0zOdD5M/s1600-h/May+The+Movie+12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgoLglaeI/AAAAAAAAAcs/-tVt0zOdD5M/s320/May+The+Movie+12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209574743617137122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Akting Jenny Chan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus banyak menangis dan ”lipsing” menyanyi di kafe cukup bagus,&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; walaupun menurutku masih kaku juga. Akting Yama Charlos di Film ini malah mirip Fuazy Baadilah. Tidak banyak ngomong....namun cukup kaku juga. Yah.. mereka cukup bagus ketika menggambarkan cerita ketika mereka pacaran, namun ketika muka menjadi muru&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;ng dan menggambarkan seorang ’psyico’ sepertinya masih kurang mengena. Namun akting Lukman Sardi, Tio Pakusadewo, Tuty Kirana, Niniek L. Kariem, dan Ira Irawan cukup membuat Film ini enak ditonton.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Penggambaran tempat dimana cerita ini berlangsung masih kurang mengeena. Penggambaran Kuala Lumpur, Jakarta dan Jogja masih butuh penegasan sebenarnya . Walaupun menara petronas, kata-kata Jalan Gadjah Mada Terbakar (mungkin di sekitar Klender kampung pecinan ini... cuman aku gak ngerti persis apakah disana ada kampung pecinan) dan Candi Plaosan yang terlihat dari rumah Ganang adalah upaya-upaya untuk menunjukkan setting tempat cerita ini. (Pengambilan Candi Plaosan mengingatkan cerita Opera Jawa dimana rumah Siti menghadap Candi Plaosan yg seakan di tengah sawah). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sempat di akhir cerita aku ingin tidak Happy Ending…. Dimana mungkin tidak perlulah semua harus berakhir bahagia.. sehingga semua berkumpul (seperti acara Ria Jenaka TVRI jaman dulu he.he.). Namun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mungkin sebagai empati kepada kawan-kawan korban kerusuhan Mei 98, perlulah Film ini berakhir bahagia sehingga akhirnya mereka bisa pulang ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan dua pria bersalah itu bisa membayar hutangnya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Akhirnya…. Seharusnya tanpa bermaksud merendahkan Film Ayat –Ayat Cinta, Presiden, Wapres, menteri-menteri, Jaksa-jaksa dan politisi kita menonton Film ini. Kalau selesai menonton mereka tidak menangis.. berarti tangisan ketika nonton AAC kemarin hanyalah tangisan para buaya...., apalagi kalau hatinya tidak tergerak untuk menuntaskan kasus kerusuhan Mei 98..... bisa menjadi penegasan bahwa mereka bagian dari kerusuhan itu.... (SBY waktu itu bawahan Wiranto, sebagai Asospol Mabes ABRI).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Wallahu alam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="label"&gt;Pemain :&lt;/div&gt;&lt;div class="detail"&gt;             Jenny Chang           &lt;br /&gt;                         &lt;a href="http://www.21cineplex.com/thestars.cfm?id=49"&gt;Yama Carlos&lt;/a&gt;                         &lt;br /&gt;        Jajang C. Noer           &lt;br /&gt;        Lukman Sardi           &lt;br /&gt;        Niniek L. Karim           &lt;br /&gt;                         &lt;a href="http://www.21cineplex.com/thestars.cfm?id=39"&gt;Tutie Kirana&lt;/a&gt;                         &lt;br /&gt;        Ria Irawan           &lt;br /&gt;                   &lt;/div&gt;           &lt;div class="label"&gt;Sutradara :&lt;/div&gt;&lt;div class="detail"&gt;                              &lt;a href="http://www.21cineplex.com/thestars.cfm?id=30"&gt;Viva Westi&lt;/a&gt;                         &lt;br /&gt;                               &lt;/div&gt;           &lt;div class="label"&gt;Penulis :&lt;/div&gt;             Dirmawan Hatta&lt;br /&gt;&lt;div class="label"&gt;Homepage :&lt;/div&gt;&lt;div class="detail"&gt;                            &lt;a href="http://may-themovie.com/" target="_blank"&gt;http://may-themovie.com/&lt;/a&gt;                          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-640558493329207660?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/640558493329207660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=640558493329207660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/640558493329207660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/640558493329207660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/06/may-film-untuk-para-laki-laki-egois.html' title='May : “Film Untuk Para Laki-Laki Egois”'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SEwgL8sN_rI/AAAAAAAAAcc/mePOv6UFELQ/s72-c/May+The+Movie+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-4893060613710987977</id><published>2008-05-06T16:57:00.000-07:00</published><updated>2008-05-06T17:14:38.063-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='katyn'/><title type='text'>KATYN (2007) : Berebut Cuci Tangan Pembantaian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SCDxJu0pMMI/AAAAAAAAAb0/p5ejBPt_ec4/s1600-h/plakat_katyn2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SCDxJu0pMMI/AAAAAAAAAb0/p5ejBPt_ec4/s320/plakat_katyn2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197419119475503298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Film ini sudah lama ditawarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mas-mas yg jaga di Movie Box. Cuman aku belum tertarik sebelumnya. Kemarin ketika berniat menggembalikan DVD (yg udah telat lama karena ditinggal ke Jakarta) aku kembali ditawari. Akhirnya aku ambil . Ternyata memang lagi-lagi tawaran mas penjaga di Movie Box tepat dengan seleraku. Sebuah Film ‘kisah nyata’ tentang kekejaman perang. (he.he. jangan jangan aku dah jadi psikopat …mungkin gara-gara sejak kecil nonton Film G 30 S PKI setiap tahun).  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Film ini membahas tentang pembantaian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentara, akademisi, dokter, ilmuan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Polandia pada perang Dunia II di hutan Katyn. Film yang diawali dengan drama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;para pelaku perang, laki-laki yang harus berangkat perang, perempuan dan anak-anak yang harus ditinggal &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan ketakutan. Orang-orang tua yang menunggu anak laki-lakinya pulang. Hingga berebut saling membenarkan motof untuk berperang, saling berebut opini tentang siapa yang pembela kebenaran. Hingga bagaimana politik propaganda antara tentara Soviet dan Jerman tentang siapa yang bertanggungjawab thd pembantaian KATYN (The &lt;b&gt;Katyń massacre). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Di awal film aku agak kesulitan mengikuti karena sejarah tentang Perang Dunia II di Polandia tidak begitu ngerti. Ditambah bahasa polandia yang menjadi bahasa Film (juga bahasa rusia dan Jerman). Untuk Subtitle Indonesianya lumayan lengkap. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Selain juga Adegan demi adegan yang mengisahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang kesetiaan seorang Istri &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bernama Anna , dengan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Andrzej, sang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;suami yang merupakan anggota tentara Polish (Polandia) yang cukup mudah difahami karena memang Film ini cukup berhasil menghadirkan detail-detail suasana kota, kostum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hingga acting yang menurutku lumayan bagus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Ternyata, polandia pada perang Dunia II adalah Negara yang sangat kasihan. Negara itu seakan tak berdaya menghadapi kekuatan adidaya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Jerman dan Soviet.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Negara itu silih berganti dikuasai dua kekuatan bengis dan kejam itu. Soviet&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan tentara Merah dan Jerman dengan Pasukan SS nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Tergambar juga Istri seorang Jendral Poalndia yang memprotes propaganda tentara Soviet, yang menyatakan lewat layar tancep-layar tancep mobil pemerintah Soviet (mirip layar tancep jaman orde baru) bahwa Katyn adalah tanggung jawab&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jerman. Tergambar bagaimana seorang anak perempuan salah seorang tentara yang bahkan menyatakan di batu Nisan bahwa pembantai di Katyn adalah Soviet, harus menghadapi pembantaian juga. Juga bagaimana seorang anak laki-laki seorang tentara yang dilarang bersekolah karena dia mencantumkan Curicilum Vitae bahwa ayahnya mati karena dibantai tentara rusia. (lagi-lagi tergambar….jaman orde baru di Indonesia…).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tentu saja yang paling mengharu biru adalah penantian seorang Istri yang berakhir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kabar bahwa suaminya adalah salah satu korban pembantaian di Katyn. Istri ini diceritakan setia sekali, bahkan ketika ada teman suaminya yang menjadi tentara merah ingin menikahinya ‘sekedar’ untuk menyelamatkan dari ‘deportasi’ pemerintah Soviet, namun dia tidak bersedia karena dia masih merasa sebagai seorang ‘Istri’. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Drama Perang yang perlu ditonton dan diulang-ulang ditonton.. (apalgi buat yg lemah pengetahuan sejarahnya.. he.he..) . Tapi sabar saja deh.. gambaran bagaimana satu demi satu warga Polandia di tembak tembus tengkoraknya tergambar jelas… gak pake sensor….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=""&gt;Ternyata KATYN adalah peristiwa besar &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;( he.he. aku ternyata ketinggalan informasi), Beberapa film hitam putih yang tergambar dalam Film itu ternyata ada di You Tube sebagai Film Dokumenter.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-4893060613710987977?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/4893060613710987977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=4893060613710987977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4893060613710987977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4893060613710987977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/05/katyn-2007-berebut-cuci-tangan.html' title='KATYN (2007) : Berebut Cuci Tangan Pembantaian'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/SCDxJu0pMMI/AAAAAAAAAb0/p5ejBPt_ec4/s72-c/plakat_katyn2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-2541241358771830481</id><published>2008-04-27T17:39:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T17:43:52.263-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='huang shi'/><title type='text'>The Children of Huang Shi : Indahnya Bertemu Perempuan dengan “Kata Hati” yang Sama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.michelleyeoh.info/Movie/Co/News/Sony/sony6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 384px; height: 309px;" src="http://www.michelleyeoh.info/Movie/Co/News/Sony/sony6.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Setelah Kite Runner dan Turtle can Fly, satu lagi film  bertema anak-anak dan perang yang ditawarkan ‘mas penjaga’ Movie Box, The Children of Huang Shi. (Cerita ttg Film Turtle Can Fly.. belum tak buat). Film ini bertema tentang kisah nyata wartawan Inggris bernama  George Hogg (&lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0001667/"&gt;Jonathan Rhys Meyers&lt;/a&gt;),tentara China bernama Chen Hansheng (&lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0000334/"&gt;Yun-Fat Chow&lt;/a&gt;),  perawat 'dadakan' yang cantik dan pemberani bernama Lee Perason (&lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0593664/"&gt;Radha Mitchell&lt;/a&gt;) dan penyumbang perjuangan bernama Mrs. Wang (&lt;a href="http://www.imdb.com/name/nm0000706/"&gt;Michelle Yeoh&lt;/a&gt;). Mereka bekerjasama   melindungi sekelompok anak yatim piatu di Huang Shi dari tentara Jepang pada Perang Dunia II di China.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Singkat  cerita, Mr. Hogg seorang wartawan perang dunia II, yang  menyusup dalam peperangan di Huang Shi dengan menyamar menjadi anggota palang merah. Dia hampir dipenggal tentanra Jepang karena memotret pembantaian penduduk Huang Shi, termasuk pembantaian anak-anak. Sesaat sebelum dipenggal, Chen Hansheng yang salah seorang pimpinan gerilyawan komunis membebaskan dia dan kemudian mengirimkan dia ke panti asuhan atas usul Lee Perason, seorang ‘perawat’ tidak resmi yang merawat korban perang, termasuk anak-anak panti asuhan. Mulanya Mr Hogg tidak menginginkan dirinya menjadi pengasuh. Namun setelah didesak oleh Lee, akhirnya dia mau. Dia memperbaiki generator, bercocok tanam dan bersama lee mengajari anak-anak memakai tepung anti kutu dan merapikan rambutnya, termasuk mandi. Lucunya, Hogg yang diawal kisah digambarkan Jago basket, alat permainan pertama yang dibangun adalah 'Ring Basket'.  Disanilah kisah dimulai bagaimana repotnya mengasuh anak-anak korban perang, mirip panti asuhan di Fil Kite Runner dan teman teman ‘Si Satelite’ di Turtle Can Fly. Mungkin begitulah anak-anak ‘terbuang’ , mereka kadang ganas, kadang beringas, namun sejatinya mereka hanya menginginkan satu hal, perhatian. Merindukan satu hal, kasih sayang. Di akhir kisah, ketika Lee diajak Chen meninggalkan anak-anak karena dianggap sudah bisa ditinggal , Lee menjawab "Memang anak-anak sudah tidak membutuhkanku, namun sekarang akulah yang membutuhkan mereka..."&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Kisah berlanjut hingga mereka harus melakukan ‘Long March’ untuk mencari daerah aman. Mereka harus menyusuri bukit, gurun hingga berperang dengan dinginnya salju. Akhirnya mereka harus meminta tolong tentara nasionalis (Tentaranya Chiang KaSek-Kuomintang). Padahal Chen Hansheng adalah gerilyawan Komunis. Oh ya sebelum Hogg dikirim ke panti asuhan, ada adegan ‘keren’, dimana Chen yang komunis dan bermusuhan dengan tentara Kuomitang mempertaruhkan nyawanya membebaskan tentara Kuomitang yang terjebak dalam gerbong kereta dan menjadi sasaran pemboman pesawat-pesawat pembom Jepang. ( Teringat film Indonesia seperti Serangan fajar, Lebak Membara ..jaman dulu..).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Lee, Hogg, Chen dan Mrs. Wang sempat terlibat dalam kisah cinta yang ribet. Lee yang simpat dengan  Hogg yang  ‘sok gak ngerti’ dan membuat jengkel Lee.  Mrs. Wang yang bersimapti dengah Hogg. Hingga perhatian Chen kepada Lee (yg ternyata  tiap hari harus minum opium untuk menghilangkan rasa sakitnya), yang kemudian memaksa Hogg untuk jujur. Ternyata sosok Chow Yun Fat yang ‘mature’ dalam sosok Chen inilah yang bisa meyakinkan Hogg tentang perasaan Lee (Walaupun ternyata di akhir Film Chen harus mengakui kalau dia juga ‘cinta mati’ kepada Lee yang Janda seorang tentara). &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Lee dan Hogg kemudian bahu membahu mengurus anak –anak panti asuhan ini. Namun kemudian Hogg meninggal karena Tetanus dan tidak tertolong. Disini ada adegan bagaimana ’heroiknya’ mencari serum yang bisa menyembuhkan Hogg.. dan gagal.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Film ini menampilkan gambar-gambar detail Perang Dunia Kedua lumayan bagus. Gambaran tentang 'kota hancur', tentang Serangan Udara, tentang pembantaian penduduk, Tentang anak-anak Cina berkutu. tentang beda sipitnya orang Cina dan orang Jepang (kalau ini membuktikan cerita Mahendra), dan juga bagaimana gambaran gurun dengan badai gurunnya. Chen yang Macho, Hogg yang pemberani tapi 'polos', Lee yang cantik dan pemberani. Mrs Wang yang elegan, serta anak-anak berkutu yang cukup natural ketika berkata.   &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Film ini , diakhiri dengan testimoni anak-anak panti asuhan yang saat Film ini dibuat masih hidup (Tentu saja sudah tua mereka).  Memang, perang harusnya menjadi pilihan terakhir ketika kita harus mengakui kalau otak kita bebal dan bodoh. &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  lang="FI" &gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Btw, teringat kata-kata Hogg ketika mengungkapkan rasa kepada Lee dengan ungkapan "Kamulah perempuan Tercantik dan Pemberani yang pernah kutemui dalam hidupku"  aku berfikir : &lt;i&gt;”Indahnya kalau bertemu perempuan dengan ’kata hati’ tentang perjuangan dan mimpi yang  sama. Hem…”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-2541241358771830481?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/2541241358771830481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=2541241358771830481' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2541241358771830481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2541241358771830481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/04/children-of-huang-shi-indahnya-bertemu.html' title='The Children of Huang Shi : Indahnya Bertemu Perempuan dengan “Kata Hati” yang Sama'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-8016005966971483747</id><published>2008-04-17T11:13:00.001-07:00</published><updated>2008-04-17T11:17:07.720-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budiman sujatmiko'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='the changcutes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='the tarix jabrix'/><title type='text'>The Tarix Jabrix : Ketika Budiman Sujatmiko Main Film</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-565.friendster.com/e1/photos/56/57/29557565/30067606326108l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 264px; height: 200px;" src="http://photos-565.friendster.com/e1/photos/56/57/29557565/30067606326108l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ma’af kalau sebenarnya pembahasan tentang Budiman Sujatmiko tidak terlalu penting dalam alur cerita film ini. Namun, terus terang aku kaget ketika ternyata di ujung Film ini sosok laki-laki ‘misteius’ yang menghinterview anak anak Changcuters adalah Budiman Sujatmiko. (Ha..ha. hebat bukan.. Budiman Sujatmiko main Film…). Siapa tahu mantan ketua PRD ini nantinya ma uterus main Film, atau malah memfilemkan kisahnya jaman ‘terlunta-lunta’ melawan Suharto dulu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tapi bagi kalian yang masih percaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;‘doktrin hantu’ &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bahwa PRD adalah kelanjutan PKI tidak usah khawatir. Karena dalam Film ini Budiman tidak berpidato apapun ……  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oke…. Film yang disutradarai Iqbal rais ini menarik…. Dengan gaya cerita mirip Get Marriednya Hanung Bramantyo. (Diawal Filmnya sih tertulis Hanung Bramantyo Production). Renyah.. sederhana.. pesan sosialnya nyampe.. dan sepanjang nonton Film penonton diajak terus terusan ketawa.. (Kayaknya sekalian menertawakan diri sendiri… masa lalu.. atau kenaifan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;he..he..).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepanjang Film, penonton di studio 2 Bioskop 21 Ambarukmo Plaza malam ini memang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibuat terus ter5bahak bahak. Dalam kepalaku selalu penasaran menebak-nebak model kekonyolan apa lagi yang akan disuguhkan Film ini. Muka personil Changcuters&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dibuat culun dan ‘katrok’ seakan memang dibuat mewakili obsesi warga Negara kelas dua negeri ini, demi mengejar ‘eksistensi’ .&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“Kita harus eksis !”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ungkap &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;‘Cacing’,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tokoh sentral Film ini yang dimainkan lumayan bagus oleh &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Aria Cangcut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lima anak SMA ‘katrok’ yang terdiri Cacing, Dadang, Bulde, Coki dan Ciko yang baik, menghormati orang tua, dan taat peraturan lalu lintas. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pesan yang cukup mengena memang tentang Fenomena Gank Motor di Bandung. Dimana seakan melalui Film ini coba dihadirkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebuah kritik terhadap &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;motor Gank Motor itu bukan dengan melarangnya, namun dengan menampilkan sebuah bentuk alternatif Gank Motor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam format karikatur. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Kalau bicara ide cerita sih sepertinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mirip dengan cerita gaya film –film Benyamin S&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dengan ke ‘katrok’ annya menkritik kehidupan metropolitan, kehidupan borju, kehidupan warga Negara kelas satu negeri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain pesan global ttg Gank Motor, film in juga mengetengahkan pesan pesan lain seperti &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ttg Orang Tua yang tidak mempercayai anaknya, tentang persahabatan, tentang perempuan yang bisa menjadi montir, dan juga tentang Anti narkoba.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Moment moment yang tak terlupakan bagiku adalah bagaimana karakter ‘kacau’ Joe P Project sebagai bapak posesif, adegan ketika Hanung Bramantyo (ikutan main juga) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menservis motor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;‘montir cantik’ (Francine Roosenda) menganggapnya sebagai Saiful Jamil ( ha..ha.. kacau…). Dan tentu saja di aujung Film ketika ternyata Budiman Sujatmiko ikutan main juga....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  Akhirnya, kalau ingin mencari teman tetawa terbahak-bahak bersama orang se bioskop, silahkan ke pilih Film ini….  &lt;span style=""&gt;(Tadi hanya tersisa tidak lebih sepuluh kursi, dan untuk pertunjukan sebelumnya.. manajemen bioskop sempat menempelkan pengumuman bahwa Tarix Jabrix untuk jam 19.25  sudah habis, ) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-8016005966971483747?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/8016005966971483747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=8016005966971483747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8016005966971483747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/8016005966971483747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/04/tarix-jabrix-ketika-budiman-sujatmiko.html' title='The Tarix Jabrix : Ketika Budiman Sujatmiko Main Film'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-2027434240450992460</id><published>2008-04-10T04:21:00.000-07:00</published><updated>2008-04-10T04:27:20.166-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='three Kingdom'/><title type='text'>Three Kingdom : Penghianatan Itu Sakit, Keikhlasan juga  Sakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cache.daylife.com/imageserve/0g1H7i4ba89PQ/610x.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://cache.daylife.com/imageserve/0g1H7i4ba89PQ/610x.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Nonton Film Andy Lau…..!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Begitu batinku sore itu, ketika berniat mencari film untuk ditonton. Film yang tadinya kutunggu sebenarnya Forbidden Kingdom, pengen&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ngerti gimanba bentuknya kalau Jet Li dan Jacky Chan main. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Film Tri Kingdom menarik karena memperlihatkan gambar-gambar yang indah.Adegan perkelahiannya keren. Detail Kostumnya juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keren, kostum raja, kostum tentara, kostum panglima, kostum jagoan.Semuanya Keren. Tentu saja bukan dalam cara pandang realis, dimana kostum di Film itu mewakili kejadian disaat legenda “Tri Kingdom” itu terjadi. Anggap saja sedang nonton Film ala komik Tapak Sakti….. ( Kapan yah…terakhir ketemu komik itu..).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ceritanya, heroik. Mungkin mirip dengan cerita Aria Kamandanu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di sandiwara radio Saur Sepuh jaman dulu. Dimana seorang biasa yang hebat dalam ‘olah kanuragan’, terus mendapat momentum untuk memperlihatkan kehebatan sekaligus kebaikannya di depan Raja. Dan Kemudian diangkat menjadi pejabat kerajaan, tepatnya menjadi Punggawa kerajaan yang juga memperlihatkan sebuah kesetiaan terhadap kehormatan kerajaannya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Polemiknya mirip dengan cerita jagoan biasanya, tugas Negara, idealisme tentang perdamaian, janji untuk kembali kepada seorang wanita, perhabatan sekaligus penghianatan. Seakan.. .. inilah patron sebuah Film jagoan. Dan setiap Film jagoan.. seakan belomba untuk mendramatisir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konflik itu dalam pertempuran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sengit, kharisma personal dan pengorbanan…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Film&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini kurang berhasil mengangkat tema antara sang jagoan dengan perempuannya. Seakan kisah pertemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan kemudian pengikatan janji setia antara Zhao Zilong (Andy Lau) dan perempuannya (kayaknya bernama Zhao Bao) menjadi tidak begitu penting dalam penuntasan teka-teki permasalahan yang dihadapi Zhao Zilong &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;di akhir cerita. Seandainya eksistensi komitmen dua hati itu lebih diangkat, mungkin kisah tragis di akhir cerita (khas Film Andy Lau.. jagoannya mati di akhir cerita he..he…) tidak sekedar menginspirasi penonton tentang kepahlawanan, tentang kesetiaan teerhadap tugas, tentang hutang budi, namun juga ttg komitmen laki-laki thd perempuannya……. Jujur… di Film ini,&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;karakter &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Maggie Q yang berperan menjadi Cao Ying cukup membuatku terkesima.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Entah mungkin karena dia cantik ( he.he. jelas lah…) atau karena perannya sebagai sosok ‘pahlawan’ juga, yang diceritakan cerdas dalam siasat perang, jago kelahi dan yang tergambar khas.. perempuan yang kejam…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sempat kepikiran juga, kok sosok jagoan ceweknya ‘agak bule’ ( Maggie Q kan Cina kelahiran Amerika..yg kalo diliat ada bule bulenya…), cuman…lagi-lagi aku memang berniat menonton Film ini seperti membaca Komik Tapak Sakti.. atau Street Fighter… yang mungkin adanya karakter-karakter yang ‘subhat’ ada dalam tokoh-tokoh Film berseting Mandarin ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya.., sebagai sebuah Film, film ini cukup menghibur. Gambar gambar cantik, kostum-kostum menarik. Kalau bicara ttg Inspirasi….., film ini agaknya bisa menginspirasi bahawa kesetiaan adalah segalanya. Entah itu kepada Negara, pasangan, sahabat atau bahkan ‘aturan perang’. Kehormatan adalah segalanya, dan yang terakhir menjadi pahlawan atau pengecut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah pilihan.. bukan keterpaksaan…..&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.arclightfilms.com/newsletters/2007/pusan/banner-three_kingdoms.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 421px; height: 74px;" src="http://www.arclightfilms.com/newsletters/2007/pusan/banner-three_kingdoms.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-2027434240450992460?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/2027434240450992460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=2027434240450992460' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2027434240450992460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/2027434240450992460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/04/three-kingdom-penghianatan-itu-sakit.html' title='Three Kingdom : Penghianatan Itu Sakit, Keikhlasan juga  Sakit'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-4218960027453752186</id><published>2008-04-03T00:57:00.000-07:00</published><updated>2008-04-03T01:04:09.730-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Kite Runner : Mencari Definisi Kejantanan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R_SPMJYe00I/AAAAAAAAAXo/eKObPPBoyOo/s1600-h/Kite%2BRunner%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R_SPMJYe00I/AAAAAAAAAXo/eKObPPBoyOo/s320/Kite%2BRunner%2B2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184926509850088258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya aku belum jelas kebayang bagaimana kondisi &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kabul&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, Afgahnistan sebelum menonton Film ini. Kota Kabul menjelang Soviet datang, dan &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kabul&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ketika Thaliban berkuasa. Sebagai orang Islam, jujur emosiku teraduk aduk melihat Film ini. Karena Film ini menyuguhkan Islam dalam kenyataan manusia modern. (Karena Film… tentu saja kenyataan disini berarti kenyataan hasil tafsir para sineas).    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Islam sebagai sebuah background cerita akhir –akhir ini memang cukup menarik. Mungkin inilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hikmah dibalik tragedi 11/9 , yang membawa Simbol Islam kedalam kesadaran publik. Inilah kejadian di era informasi ini, Islam sebagai sebuah entitas yang masuk ke kesadaran public dalam pesan yang controversial akan memenangkan rating ‘kata kunci’ diskusi, pembicaraan, bahkan (mungkin) frekuensi pencarian dalam mesin pencari di Internet. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ketika melihat Kite Runner, disuguhkan dihadapan kita drama anak manusia yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengalamai konflik layaknya manusia-manusia lain di dunia. Disuguhkan kepada kita bagaimana seorang anak laki laki afghan yang harus menjadi obyek obsesi bapaknya, dimulai obsesi bapaknya bahwa anaknya harus memenangkan adu laying-layang se &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kabul&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; karena bapaknya ketika kecil juga Juara. Diceritakan juga laki-laki kecil yang harus terusir dari negaranya, pindah ke Amerika,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena ayah yang idealis, dan menjadi kritikus Soviet dan sekaligus Thaliban.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemudian diceritakan seorang anak laki-laki yang berhasil (dengan terpaksa) membahagiakan ayahnya, dengan menjadi seorang sarjana, walaupun kemudian bekerja di pusat ‘pemulung’ (Tentu saja &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Amerika…). Cerita berlanjut pada kisah seorang laki-laki muda yang memperjuangkan Cintanya walaupun ‘hanya’ menjadi penulis. Dan terakhir diceritakan bagaimmana seorang laki-laki dewasa migrant di Amerika yang rindu tanah kelahirannya , Afghanistan, namun dia harus berbesar hati untuk melihat kenyataan bagaimana Negara-nya dikuasai saudara se-agamanya (Islam-Thaliban) dengan tafsir lain yang jauh dari yang dia fahami. Terjadilah dialog melalui gambar tentang bagaimana Islamnya seorang Imigran di Amerika dengan Islamnya para Pejuang Thaliban. Sebuah konflik inter Islam yang menarik untuk dibahas, dan disuguhkan kepada khalayak. Tentunya sah –sah saja kalau ada sekelompok orang yang menganggap lebih benar Islam ala Thaliban, namun bisa jadi ada sekelompok orang yang menganggap nilai-nilai Islam yang difahami oleh Migran Afghan di Amerika itu yang benar. Semua sah, karena wahyu sudah berhenti turun, dan Islam agar menjadi agama ‘operasional’ berhak untuk ditafsirkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh banyak khalayak. Kita Runner ini bisa mengingatkan kita bagaimana melihat bahwa Islam yang Rahmatan Lil Alamin itu difahami oleh dua kelompok menjadi sesuatu yang berbeda.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam Film yang mengetengahkan tokoh utama dua anak kecil ini dimulai dengan obsesi ( buatan) untuk memenangkan pertandingan adu layangangan se Kota Kabul. Kedua laki-laki kecil itu diperankan actor bocah yang ber acting dengan baik. Keduanya sebagai dua orang teman dekat, kemudian terlibat masalah yang berakhir dengan pemfitnahan salah satu oleh yang lain, hanya karena laki-laki yang memfitnah merasa tidak adal pilihan lain untuk menyelamatkan kepentingan yang (dianggapnya) lebih besar.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Di Film ini juga seakan aku dipaksa merenungkan definisi Maskulinitas, dimana di FIlm ini tergambarkan seorang anak laki-laki dengan ayah obsesif yang cenderung 'kurang jantan', dengan sahabat (yg ternyata anak selinkuhan ayah dan pembantunya) yang 'sangat jantan'. Atau ketika disuguhkan definisi kejantanan dalam bentuk sosok ayah yang idealis dengan keyakinan, seorang laki-laki teman ayah anak itu yang bijak, seorang laki-laki mudah penulis Novel yang memperjuangkan perempuannya, kejantanan seorang pengasuh anak-anak Afghan yang terpaska menjual satu demi satu anak untuk menghidupi anak-anak yang lain, atau seorang laki-laki yang merasa bertanggungjawab dengan mempertaruhkan nyawa menyusup ke Afghanistan hanya untuk mempertangungjawabkan kesalahan masa lalu bapaknya. He..memang Film ini bercerita tentang para laki-laki dengan pergulatan definisi kejantanan. Bahkan di Film ini tergambar kejantanan dalam bentuk perilaku seorang pemerkosa 'sodomi' kepada anak-anak Afghan atau perilaku seorang 'ningrat' yang 'idealis' namun dia menyembunyikan kesalahan masa lalunya dengan berselingkuh dengan pembantunya, demi kemuliaan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebagai sebuah cerita, film menurutku film ini berhasil membuat penontonnya berddiskusi ( minimal dengan diri dan referensi referensi) tentang Islam, Manusia dan Agama, dan berbagai masalah kemanusiaan yang melingkupinya. Film ini memang mengetengahkan citra Thaliban yang irasional dan kejam, bahkan menampilkan bagaimana seorang perempuan ‘pendosa’ yang di rajam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sesaat setelah pertandingan sepak bola di sebuah stadion. Mungkin juga akan mengusik emosi sementara golongan dari ummat Islam yang memiliki simpati kepada Thaliban dengan cara dan apa yang mereka yakini. Namun, menurutku, tidaklah benar untuk berbondong-bondong marah membela Thaliban dengan alasan emosi dan penghinaan ketika menonton Film ini. Katakanlah apa yang digambarkan di Film ini tentang Thaliban benar, tentunya kita cerdas untuk mencari tahu kenapa Thaliban melakukannya seperti itu. Bila ternyata kita tidak sepakat, tinggalkan saja, toh thaliban sekarang sudah turun dari kekuasaan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang kumengerti. Manusia, walupun itu Muslim, walaupun itu berjenggot dan bejubah, walaupun itu bergamis, walaupun dia ulama, tetaplah dia seorang Manusia yang memiliki kelemahan. Kebenaran ada dimana saja, walaupun itu ada di tangan orang kafir. Karena bagiku, cukuplah Allah pelindungku dengan keyakinanku bahwa setiap manusia sebelum lahir semua sudah melakukan baiat kepada Allah SWT. Tidak perlu berfanatik kepada satu faham&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau tafsir keagamaan yang dibawa siapapun. Cukuplah berfikir positif untuk memandang segala sesuatu, ucapkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahumma Arinal Haqqo-Haqqo warzuqnatibaa, waarinal baatila baatila warzuqnatinaba&lt;/span&gt;….&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhirnya, tontonlah Film bagus ini dengan obyektif…, bedakan mana kebenaran dan mana fanatisme kebenaran. Termasuk kebenaran tentang Kejantanan&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-4218960027453752186?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/4218960027453752186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=4218960027453752186' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4218960027453752186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/4218960027453752186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/04/kite-runner-mencari-definisi-kejantanan.html' title='Kite Runner : Mencari Definisi Kejantanan'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R_SPMJYe00I/AAAAAAAAAXo/eKObPPBoyOo/s72-c/Kite%2BRunner%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-3552740150494490352</id><published>2008-03-24T18:02:00.001-07:00</published><updated>2008-03-24T18:06:34.814-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Vantage Point (2008) : Cerita Agen  Amerika yang India Banget</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.arifnur.multiply.com/image/1/photos/upload/orig/R@hLMQoKCnQAAEJSO7g1/Vantage_Point_Poster.jpg?et=okVOohP5RbwxiTRcGqQlIw&amp;amp;nmid="&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 239px; height: 353px;" src="http://images.arifnur.multiply.com/image/1/photos/upload/orig/R@hLMQoKCnQAAEJSO7g1/Vantage_Point_Poster.jpg?et=okVOohP5RbwxiTRcGqQlIw&amp;amp;nmid=" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;Bagi yang belum Nonton Film ini , mendingan Jangan Baca Review ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;Karena akan kehilangan efek terpenting dari Film ini, Serius....!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Btw.. bagi yg ngeyel pengen baca review ini, atau memang sudah nonton Film ini silahkan lah baca Review Film yang menurutku film cerita biasa dengan teknik bercerita luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Awalnya, aku bareng Mahe, Rori, Odong ma Gindah spontan saja memutuskan nonton Film ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tadi malam begitu salah satu dari kami ada yg ngajak nonton, kami langsung saja berangkat tanpa berfikir mo nonton Film apa. Namun, berdasarkan referensi dari &lt;a href="http://www.21cineplex.com/"&gt;www.21cineplex.com&lt;/a&gt;, kami memutuskan akan menonton Vantage Point, tanpa ngerti detail-detail bahwa itu Film yang buat siapa, bintangnya siapa, dan tentang apa. ( yg kami ngerti ya… semacam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agen-agen rahasia gitu…., maklum kalau ‘squadranya tukang nonton’ seperti kami, Film yang paling kami hindari adalah Film Horor,Karena ada satu orang diantara kami yang benar-benar benci /trauma nonton Film Horor…….he..he..)&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Adegan diawali dengan musik yang mirip Borne Ultimatum (Aku, Mahe, Odong langsung spontan menyepakatinya..). Kemudian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;layar mengetengahkan sebuah gambar bagaimana suasana KTT Negara-Negara Koalisi baru penentang Terorisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pimpinan Amerika Serikat lengkap dengan demonstran penentangnya. Disisi lain gigambarkan bagimana kesibukan sebuah mobil liputan stasiun TV GNN. Cerita ini settingnya di Spanyol.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Sesaat kemudian, Layar mengisahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagaimana presiden Amerika Serikat bernama Ashton ( gak ngerti.. ini presiden Amerika kapan..) yang datang ke Acara yang berlangsung di lapangan terbuka tersebut dan kemudian tertembak di podium, yang selanjutnya ada dua peledakan bom. Cerita Film ini kemudian berlanjut dengan bagaimana agen rahasia Amerika berusaha menyelamatkan presiden, mengejar penembak, dan mengungkap konspirasi terrorisme ini dalam tempo yang cepat. He…. Saat inilah tempo yang mirip seperti dalam Bourne Ultimatum berhasil dihidupkan Pete Travis, Sutradara Film ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bagi anda yang belum nonton Film ini,.. saya sarankan jangan sekali-kali melengos dari layar atau bahkan telat datang ke bioskop, atau sekedar ke kamr kecil. Tahan……..! Karena kalau anda melakukan itu.. saya jamin… potongan Puzle yang menjadi pembangun cerita Film ini akan hilang dan anda akan salah faham…..( uring –uringan dan bingung… melihat cerita Film ini…..).&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Puzle…….!?&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Begitulah.. kesimpulanku. Pantas kalau poster Filmnya juga bergambar sosok laki-laki berpistol yang terangkai Puzle karakter-karakter yang ada di Film ini. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Namun, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sekali lagi kunyatakan, Film ini ceritanya biasa, namun teknik berceritanya yang luar biasa. Karena kemudian ceritanya mundur ke jam 12.00 , 15 menit sebelum penembakan, yang diulang-ulang. Dengam menampilkan sudut pandang cerita dari masing-masing tokoh. He…he… penonton selalu berteriak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Huu… ketika sebuah sudut pandang cerita seorang tokoh berakhir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hingga meledaknya Bom pasca penembakan presiden. Namun, setelah film berakhir aku mikir… ketika layar menampilkan gambaran Rewind kembali ke jam 12.00 dengan ganti sudut pandang kisah pada tokoh yang lain inilah penonton diberi kesempatan untuk menghela nafas dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyiapkan diri untuk memperhatikan detail berikutnya, dari tokoh yang akan diceritakan untuk 15 menit berikutnya. Dari sinilah ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di awal proses kami celetukan, di ulangan kisah kedua kami kaget (karena kok ada rewind segala) , di ulangan kisah ketiga kami sudah melotot untuk tidak mau ketinggalan detail-detail cerita, untuk menyatukan dan menyusul Puzle-Puzle cerita yang ada dalam isi kepala kami. Setiap tokoh presiden AS, agen rahasia, pengawal, turis amerika, anak kecil spanyol bernama Anna, polisi kota, perempuan kekasih polisi, OB sebuah Hotel, dan Seorang berwajah Arab &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang diceritakan dalam ulangan cerita ini semua penting dan menjadi benang merah cerita. Katakanlah.. satu tokoh dihilangkan… rangkaian cerita akan menjadi kacau. Puzle itu hanya akan terangkai dengan utuh diu akhir Film dengan kata kunci &lt;i style=""&gt;underpass&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Namun pagi ini aku tersadar, kok teknik berceritanya mirip Long Road to Heaven (LRTH)-nya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Enison Sinaro (kalyanashira, 2006), bahkan temanya mirip… sama-sama tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Terorisme. Cuman beda tempo ceritanya. Wah…, jangan-jangan Pete Travis terinspirasi dengan Film Indonesia ini....., dan dia bisa membuat Film dengan gambar yang bagus, figuran yang jauh lebih banyak, cerita yang lebih kuat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena Pete Travis menggarapnya dengan cara, anggaran dan dukungan industri film sebesar Colombia Pictures, Holywood.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Atau mungkin saja motifnya beda, di &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;LRTH adalah menghadirkan kisah nyata dengan pesan humanis yang pengen banget di kisahkan, sedangkan di Vantage Point adaah film yang bermotif jadi Film Hiburan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan unsur &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dramatisasi yang dilakukan sekuat mungkin &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(namun tetap logis). Bisa jadi Film ini terinspirasi denga adanya Bom Madrid (11 Maret 2004).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Hal yang mengganggu ya tetap saja ketika penggambaran teroris yang mereka sebut Kelompok Mujahid. Ada gambaran bom bunuh diri yang dilakukan seorang OB di Spanyol yang sebelum bunuh diri memandangi foto keluarga Arab. Dan ..lagi-lagi cerita heroiknya seorang agen rahasia Amerika dalam menyelamatkan presiden Amerika ( diceritakan bagaimana Presiden Amerika ternyata punya Kembaran yang gentian tampil di publik…). Ketika semua pertahanan, kawalan berlapis, hingga multi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;skenario tampilnya preseiden Amerika Serikat ternyata ditembus oleh teroris yang menurutku beraksi mirip cerrita The A Team atau Mission Imposible itu, akhirnya bisa diselesaikan seorang pengawal presiden&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang diri. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Btw… mengingat cerita ini aku &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;jadi teringat cerita-cerita Film India….( bukan teknik bercerita nya) dimana ada seorang Hero&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang ketika banyak teman dia kalah terus, giliran dia khir Film ketika dia hanya sendirian akan memenangkan pertarungan ( Biasanya kelahinya diiringi hujan –hujanan…. dan pukul-pukulan dengan efek pukulan hiperbolis ha..ha….).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Gindah sempat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berkometar….., teroris yang berhasil menembus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keamanan Amerika Serikat itu ternyata bisa dikalahkan hanya karena takut menabrak anak kecil di tengah jalan. Rori koment.. kok jadi teroris gak serius..menembak orang jedar jeder.. mosok nabrak anak kecil tidak berani….? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Yah.., cerita ini memang diakhiri dengan mobil ambulan yang jadi alat untuk menculik Presiden Amerika Asli (bukan kembaran) terbalik Karena menghindari menabrak anak kecil spanyol bernama Anna. (Tak fikir di awal cerita.. anak kecil yang diceritakan es krimnya jatuh karena menabrak turis Amerika ini hanya hiasan Film…. Ternyata malah penyelesai cerita). Mungkin ada missi humanis juga, bahwa seteroris terorisnya seseorang.. juga cinta anak-anak…..&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;Akhirnya, bagi yang belum nonton. Tonton saja. Namun jangan salahkan saya, kalau efek terpenting dalam Film ini (rasa penasaran) akan berkurang, bahkan hilang gara-gara baca Review ini. ( Salah sendir udah diperingatkan diawal ..malah ngeyel….he..he.).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang jelas , anda akan melihat teknik bercerita yang lain…, walaupun mirip LRTH tadi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Paling tidak…, aku merasakan sensasi nonton Vantaga Point ini mirip merasakan sensasi nonton Petualangan Luar Angkasa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;di Dufan ( Coba saja seandainya 21 kursinya bisa gerak-gerak kayak di Dufan….he..he…).&lt;/p&gt;&lt;b style="font-family: trebuchet ms;"&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Cast&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;!-- google_ad_section_start(name=movdetails) --&gt; &lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/dennis-quaid/f1012664"&gt;Dennis Quaid&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/matthew-fox/f1093804"&gt;Matthew Fox&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/forest-whitaker/f1016588"&gt;Forest Whitaker&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/sigourney-weaver/f1016447"&gt;Sigourney Weaver&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/william-hurt/f1007390"&gt;William Hurt&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/zoe-saldana/f1132166"&gt;Zoe Saldana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Director(s)&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;!-- google_ad_section_start(name=movdetails) --&gt; &lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/pete-travis/f1146995"&gt;Pete Travis&lt;/a&gt;&lt;!-- google_ad_section_end(name=movdetails) --&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Writer(s)&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://movies.go.com/barry-l.-levy/f1149307"&gt;Barry L. Levy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Status&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; In theaters (wide)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Genre(s)&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Action/Adventure&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Release Date&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Feb. 22, 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Running Time&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; 90 minutes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;(movies.go.com)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-3552740150494490352?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/3552740150494490352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=3552740150494490352' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3552740150494490352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3552740150494490352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/03/vantage-point-2008-cerita-agen-amerika.html' title='Vantage Point (2008) : Cerita Agen  Amerika yang India Banget'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-5933978562060833168</id><published>2008-03-07T06:47:00.000-08:00</published><updated>2008-03-07T06:54:15.943-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10.000BC'/><title type='text'>10.000 BC: Cerita Cinta 'Gak' Pandang Ruang dan Waktu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R9FWAWHrGGI/AAAAAAAAAWw/IUmydjJB3sQ/s1600-h/cantik.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R9FWAWHrGGI/AAAAAAAAAWw/IUmydjJB3sQ/s320/cantik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175012010763163746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ternyata yang namanya kisah cinta selalu menarik, bahkan ketika dibawa ke setting negeri antah berantah dengan setting waktu yang ‘tidak mungkin’, yaitu sepuluh ribu tahun ‘sebelum masehi’. Atau mungkin karena &lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt;Roland Emmerich &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;yang memang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;cerdas mengolah sisi-sisi kemanusiaan yang paling mendasar, yaitu Cinta.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;Btw…selama nonton memang aku coba hanyutkan saja konsentrasiku pada kisah cinta &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, &lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;D'Leh (Steven Strait&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;) dan &lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;Evolet (Camilla Belle)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; serta heroisme ‘para pemburu’ dan ‘tombak’ sebagai kaum tertindas untuk menhancurkan tiran yang mengaku ‘Tuhan’. Hem….ketika melihat dari sisi heroisme ini, mirip cerita Firaun dan Musa, bahkan lengkap dengan symbol tirannya yaitu Gunung Para Dewa… atau Piramid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Scene  yang membekas dengan diriku adalah ketika Pemburu Tic Tac menceritakan kepada D’Leh : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bahwa ada dua macam laki-laki, pertama ada&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; laki-laki baik&lt;/span&gt; yang dengan tanggungjawabnya dia harus melindungi keluarganya dan juga kelompok dan kerabatnya. Dan laki-laki yang kedua adalah laki-laki yang akan jadi orang besar, dimana dia tidak sekedar memikirkan keluarga dan kerabatnya, namun berani menagmbil resiko  untuk memikirkan bangsa-ummatnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(kok..laki-laki saja....?  he.he.)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;He,.. selain itu jelas yang menarik tentu saja gambar-gambar ‘khayal’ yang mampu dihadirkan dengan benar-benar cantik, smooth dan serasa kembali ke ‘jaman yang dimaksud’ dimana orang-orang masih berburu dan meramu, takjub dengan bercocok tanam, dan bagaimana mereka harus menjadi orang-orang yang tergantung dengan para laki-laki perkasa.. (Loh… kayanya ada yg pengen mendebat nih.. he..he.).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di sisilain, sepertinya ada pesan ‘khas kiri’ dari Film ini, tentang bagaimana definisi manusia yang ketika ingin mendapatkan haknya haruslah memperjuangkan sendiri. Bagaimana ketika setiap pemimpin ternyata harus memiliki fungsi profetis… atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mirip istilah anak-anak muda (yang sekarang sepertinya udah sepi dan jarang aku mendengarnya..) Sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Agen of Change&lt;/span&gt;. Tergambar dalam Film ini bagaimana ‘Musa’ dan ‘Bani Israel’ yang harus disadarkan bahwa mereka akan mendapatkan perubahan kalau berani merebut hak mereka, karena ( ini kata Tic tac) : Jauh lebih banyak yang dipaksa tunduk… daripada yang memaksa tunduk. ( Dalam setiap rumus gerakan social memang begitu… tiran selalu berkongsi dengan ‘orang pintar’, ‘kapitalis’&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan ‘penguasa tafsir teologis’ yang semuanya menghagemoni, membodohi dan memperalat mereka yang malas berfikir…. (&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yaa Ayyuhal Muddatstsir……&lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-weight: bold; font-style: italic;" st="on"&gt;Qum&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; …!&lt;/span&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;He.. lagi laku konsep profetis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam film-film akhir-akhir ini memang menjadi cukup manusia dan romantis, disbanding dengan konsep manusia super yang tanpa cacat. D’ Leh yang mewakili sosok Messias, Ratu Adil atau Pemimpin yang Dijanjikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;timbul sebagai sosok pemuda yatim-piatu, langganan patah hati, tukang mimpi, perenung dan juga peragu. Dan seperti sebuah rumus besar para pemimpin besar Revolusi, dimana di sampingnya ada seorang mentor bernama ‘Pemburu Tic Tac’ ( Aku selalu berkeyakinan tidak ada revolusi tanpa mentor yang bijak), ada seorang perempuan cantik yang harus dikejarnya (Aku juga berkeyakinan tanpa kisah ginian.. akan jadi garing banget…he…he..). Dan harus ada kondisi dimana sang hero mengalami depresi, kebimbangan dan dia harus berkomunikasi langsung dengan yang dinamakan Tuhan ( Religiusitas ala Sufisme…..bukan religiusitas ala penegak Syariat). Dalam film ini juga tergambar bagaimana sang Hero adalah sosok yang haus mencari ilmu, tergambar dengan berhasilnya dia mengadopsi ilmu dari suku lain dengan menanam padi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Btw… revolusi harus selalu meniti jalan-jalan sunyi, dimana ada kebimbangan, ada kerinduan akan Tuhan dan Belahan Jiwa, selalu berada dalam batas –batas optimisme dan keputusasaan, dan bagaimana ilmu, refleksi dan merelakan diri menjadi milik ummat. Dia terpaksa tidak hanya menjadi orang.. baik….tapi juga menjadi orang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang dipaksa sejarah menjadi orang besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Laut.. Aku Janji akan menjemputmu...Kita Bangun Revolusi kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan Hanya Bisa Mimpi..!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;(Ditulis sambil nonton Republik Mimpi )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-5933978562060833168?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/5933978562060833168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=5933978562060833168' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/5933978562060833168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/5933978562060833168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/03/10000-bc-cerita-cinta-gak-pandang-ruang.html' title='10.000 BC: Cerita Cinta &apos;Gak&apos; Pandang Ruang dan Waktu'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R9FWAWHrGGI/AAAAAAAAAWw/IUmydjJB3sQ/s72-c/cantik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-791394011864239180.post-3395623353828808758</id><published>2008-02-29T14:27:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T14:29:36.635-08:00</updated><title type='text'>AAC Benar Benar Filmnya Hanung !</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R8iHMyrqgXI/AAAAAAAAAWI/4GIXA2DOzSI/s1600-h/n655611297_420953_3340.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 246px; height: 164px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R8iHMyrqgXI/AAAAAAAAAWI/4GIXA2DOzSI/s320/n655611297_420953_3340.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5172532825868108146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitu duduk dan melihat Screen, aku langsung  “yakin se-yakin yakinnya”  kalau ini Filmny Hanung Bramantyo. Dimana nya coba…? Yah.. tentu saja di gaya ‘candaan’ awal cerita Film di Flat Fahri, ketika Maria masuk Flat dan kemudian Saiful yang bercelana ¾ harus menariknya ke bawah menutupi dengkul, atau ketika “Deni Adiswara” yang masih bertelanjang dada, nekat masuk ruangan kemudian di harus ditutupi sarung. Kalau mo diartikan secara ‘berat’ ini khas banget dengan gaya Hanung mengkomunikasikan tentang aturan-etika-kepantasan (baca: Syariat-Akhlaq) dengan khalayak awam. (Teringat bagaimana gaya Aming di Get Married yang mengingatkan harus shalat kepada teman temannya yang main kartu, atau bagaimana seorang Nirina seorang anak SMA berjilbab ketika sekolah dan ketika dirumah jilbab dibuka , dan rambutnya berwarna-warni).  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memang, kerasa beban Hanung untuk membawakan Ayat –Ayat Cinta memenuhi ekspektasi semua orang. Dan menurutku yang belum baca Novelnya, cukup berani juga Hanung mengambil resiko dengan pilihan pilihan yang tidak mudah. Bagaimana kemudian dia memilih gaya ke-Islaman yang cenderung Populis, Inklusif… bukan eksklusif atau ketat.Sedangkan disisi lain, Hanung cukup berani menampilkan secara visual dan verbal bagaimana pengalaman rohani seorang yang beragama Kristen Koptik menjadi Islam (yang di semua sinetron Religius TV menurutku tidak ada yang berani). Dan … mengambil posisi tengah jangan dianggap sebagai sebuah pilihan mudah dan moderat, karena bagiku mengambil posisi tengah adalah posisi yang paling ribet dan banyak kena fitnah. Karena dalam kenyataannya, akan lebih mudah mengambil posisi ekstrim. (Teringat nasehat seorang teman.. mengambil posisi ektrim itu cukup memakai energy dan fikiran, tetapi mengambil posisi tengah itu memakan energy, fikiran dan juga satu hal…” hati”…). Btw.. bukankah symbol keagamaan juga sudah sering dipakai di Film Hollywood…? Di Kite Runner.. bahkan dipertontonkan bagaimana Talliban merajam seorang perempuan….&lt;/p&gt;Aku tidak ingin berkomentar banyak tentang jalan ceritanya. Toh aku belum baca Novelnya,.. (lagi mo baca..barusan dikirimi Gindah), namun memang benar kata beberapa orang..kadang ada alur logika yang sulit dimengerti bagi penonton. Tapi, aku fikir ini lumrah untuk sebuah Film berbasis Novel….ketika aku nonton Golden Compass pun harus mengerinyitkan jidat untuk memahami setting dan isitilah yang ada. Pengalaman juga terjadi ketika nonton Bourne Supremasi, Identity dan Ultimatum. Ketiganya juga membutuhkan waktu untuk adaptasi dengan setting, nama pemain dan Istilah. (Hari Potter juga sama….).  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya…., Salut buat Hanung…., sudah berani mengambil inisiatif dengan Ayat Ayat Cinta ini. Mungkin ada baiknya kalau Film ini mengambil satu Fokus, karena dalam Film ini tampaknya Hanung mengambil dua Angle….yaitu kasus persidangan Fahri dan Kasus bagaimana Penikahannya yang ‘ribet’.  Sayang.. angle pernikahannya tidak bisa seimbang dengan angle persidangan. He.. ibarat naik gunung….kita diminta naik gunung dengan dua puncak, yang maksud hati puncak pertama harusnya lebih rendah daripada puncak kedua. Namun dalam Film ini,.. klimak justru tinggi di puncak pertama (kasus persidangan).&lt;/p&gt;Oke…, terakhir (lagi).. tontonlah film ini seperti menonton Film Batman, atau Golden Compass yang tidak peduli dengan setting ruang dan waktu dimana ini terjadi. Menurutku akan jauh lebih nyaman begitu daripada masih berharap menempelkan cerita pada Mesir saat ini. Karena, banyak gambar yang diambil di ruangan, close up atau memilih menghadap kelangit. (Tapi … kenapa ini semua terjadi….sudah diterangkan di blognya Hanung…..).&lt;strong&gt;Kata Akhir : Film ini bagus.. berani dibuat dan berani memasuki wilayah perdebatan…..  &lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/791394011864239180-3395623353828808758?l=arifnur.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifnur.blogspot.com/feeds/3395623353828808758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=791394011864239180&amp;postID=3395623353828808758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3395623353828808758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/791394011864239180/posts/default/3395623353828808758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifnur.blogspot.com/2008/02/aac-benar-benar-filmnya-hanung.html' title='AAC Benar Benar Filmnya Hanung !'/><author><name>arifnur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11081692528475435770</uri><email>anurkholis@gmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='08391540462540224979'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LbhKjcdsCMU/R8iHMyrqgXI/AAAAAAAAAWI/4GIXA2DOzSI/s72-c/n655611297_420953_3340.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>